Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 1 Agu 2025 09:59 WIT

32 Pelajar di Provinsi Papua Terpilih Jadi Paskibraka


Foto bersama paskibra Papua. (Sumber Foto: Papua.go.id) Perbesar

Foto bersama paskibra Papua. (Sumber Foto: Papua.go.id)

SASAGUPAPUA.COM, JAYAPURA – Sebanyak 32 pelajar dari tujuh kabupaten dan kota di Papua terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi. Mereka akan menjalani pelatihan intensif menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan RI.

Para peserta merupakan hasil seleksi ketat yang dilakukan beberapa waktu lalu. Mereka dinilai mewakili potensi terbaik dari masing-masing daerah.

Kegiatan pemusatan pendidikan dan latihan Paskibraka secara resmi dibuka pada Senin (28/7/2025). Pembukaan dilakukan oleh Asisten I Sekretariat Daerah Papua, Yohanes Walilo.

“Ini satu kebanggaan bagi adik-adik yang mewakili daerahnya,” kata Walilo yang juga menjabat Ketua Panitia HUT RI ke-80 Provinsi Papua.

- Advertising -
- Advertising -

Menurut dia, para peserta terpilih dari ribuan pelajar di Papua. Mereka diminta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh.

“Serap materi dari pelatih dan terapkan dalam latihan,” ujar Walilo. Ia berharap para peserta mampu menjalankan tugas secara optimal.

Pelatihan akan berlangsung selama 19 hari. Waktu yang singkat itu menuntut kedisiplinan dan kesiapan fisik peserta.

“Jagalah kesehatan selama pelatihan,” katanya. Panitia menyiapkan peserta cadangan jika ada yang tidak bisa melanjutkan latihan.

Pelatih diminta bekerja sama secara maksimal. Mereka juga diminta memberi bimbingan terbaik kepada peserta hingga puncak peringatan 17 Agustus.

Peserta tahun ini berasal dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom, Yapen, Biak, Sarmi, dan Waropen. Sementara Supiori dan Mamberamo Raya tidak mengirimkan perwakilan karena kendala teknis.

 

Berikan Komentar
sumber : papua.go.id
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah: Indeks Demokrasi Di Papua Tengah Harus Substantif 

25 Februari 2026 - 15:10 WIT

Foto bersama saat pembukaan Focus Group Discussio (FGD) Indeks Demokrasi Indonesia (IDI). Foto: Edwin Rumanasen/sasagupapua

John Gobai Kritik Soal Kontrak Baru Freeport: Tanpa Restu Papua Tengah?

24 Februari 2026 - 13:12 WIT

Senin Gubernur Papua Tengah Utus Tim Harmonisasi Tiga Kabupaten Selesaikan Konflik Kapiraya

21 Februari 2026 - 09:17 WIT

Talkshow Setahun MEGE: Menakar Dampak Program 1.000 Motor dan Jaminan Sosial Hamba Tuhan

21 Februari 2026 - 08:29 WIT

Terobosan Berani Papua Tengah: Transformasi Kesehatan dari Akar Rumput hingga Bayi Tabung

20 Februari 2026 - 16:31 WIT

Syukur Satu Tahun Kepemimpinan MEGE Diawali dengan Ibadah – Lima Poin Mengapa Tidak Boleh Lupa Tuhan ?

20 Februari 2026 - 09:17 WIT

Trending di Agama