Site icon sasagupapua.com

Adrian Thie Reses Ke Kelurahan Pasar Sentral dan Otomona

Reses I Anggota DPRK Mimika Dari PDI Perjuangan Adrian Andhika Thie,S.St,Par (Tengah) di kelurahan Otomona. (Foto: Edwin Rumanasen)

SASAGUPAPUA.COM,TIMIKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Provinsi Papua Tengah dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) daerah Pemilihan III, Adrian Andhika Thie,S.St,Par menggelar reses tahap pertama tahun 2025.

Kegiatan reses ini digelar di dua kelurahan yaitu Kelurahan Pasar Sentral dan Kelurahan otomona, Kabupaten Mimika pada Kamis (20/3/2025).

Reses Tahap I Adrian Andhika Thie dilakukan pertama di kelurahan pasar sentral dengan tatap muka dan menerima aspirasi warga. Turut hadir Ketua RT 8 Kelurahan Pasar Sentral, Yulius Namsa, Lurah Pasar Sentra Romi Upessy, dan moderator Kepala Bagian Persidangan Setwan DPRK Mimika, Nasrum,S.Pd.

Berbagai aspirasi disampaikan warga kepada anggota DPRK Mimika dari PDI Perjuangan seperti, peningkatan Jalan Pemukiman, Parit atau drainase, Persoalan sampah, kebutuhan Posyandu Nuri, pemasangan internet (wifi), termasuk soal angka pengangguran yang butuh perhatian dari pemerintah daerah.

Diawal sambutan, anggota DPRK Mimika Dapil III dari Parta Demokarsi Indonesia Perjuangan (PDIP), Adrian Andhika Thie mengatakan, Reses ini adalah salah satu kegiatan anggota DPR di luar kantor untuk menjaring aspirasi masyarakat di setiap Dapil.

Menurutnya, seluruh aspirasi yang disampaikan warga pada kegiatan reses ini tentu akan menjadi catatan saya untuk memperjuangkan dalam di gedung DPRK Mimika serta terus menyuarakan kepada pemerintah.

“Semoga usulan usulan ini bisa dijawab, dan ini menjadi prioritas kami untuk memperjuangkan,” tegas Adrian Thie sapaan akrabnya.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Provinsi Papua Tengah dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) daerah Pemilihan III, Adrian Andhika Thie,S.St,Par di Kelurahan pasar sentral.

Menanggapi kendaraan dinas untuk mengangkut sampah yang belum dikembalikan pejabat lama, Adrian mengatakan akan menyampaikan ke pihak terkait untuk mengecek, sebab sebelumnya pada beberapa hari lalu Pj Bupati Mimika membicarakan juga hal ini.

Kepala Kelurahan Pasar Sentral, Romi Upessy, menyampaikan terima kasih kepada Anggota DPRK Mimika, Adrian Andhika Thie yang telah melakukan reses di RT 8 wilayah kelurahan Pasar Sentral.

“Saya sampaikan terima kasih, pada reses pertama digelar di RT 8 ini adalah salah satu kehormatan yang perlu diberikan apresiasi,”ungkapnya.

Selain itu, Romi Upessy mengatakan, Wilayah Kelurahan Pasar Sentral ada 21 RT. Saya harap usulan yang dimaksukan jangan bersifat orang perorang tapi usulan untuk kepentingan umum.

“Usul saran tidak boleh bersifat pribadi tapi harus untuk kepentingan umum. Ia juga berharap pada kesempatatan yang baik ini usualan yang diusulkan pada Musrenbang tingkat Distrik mohon dikawal,”pintahnya.

Foto bersama warga kelurahan pasar sentral usai Reses Tahap I. (Foto:Ist)

Usai kegiatan reses, anggota DPRK Mimika, Adrian Andhika Thie menyerahkan sembako secara simbolis kepada perwakilan RT 18 dan warga yang disaksikan Kepala Kelurahan Pasar Sentral, Romi Upessy dan warga, dilanjutkan dengan foto bersama.

Kegiatan Reses Tahap l kemudian dilanjutkan ke kelurahan otomona tepatnya di RT 05 jalur 7, Andhika dan tim bertemu warga juga aparat kampung antara lain Sekretaris kelurahan juga RT setempat.

Diawal sambutan, anggota DPRK Mimika Dapil III dari Parta Demokarsi Indonesia Perjuangan (PDIP), Adrian Andhika Thie mengatakan, Reses ini adalah salah satu kegiatan anggota DPR di luar kantor untuk menjaring aspirasi masyarakat di setiap Dapil, dimana semua aspirasi akan dimasukkan kedalam pokok pikiran (Pokir) dan akan dilihat mana yang urgen dan tidak untuk diperjuangkan.

Menurutnya, seluruh aspirasi yang disampaikan warga pada kegiatan reses ini tentu akan menjadi catatan saya untuk memperjuangkan dalam di gedung DPRK Mimika serta terus menyuarakan kepada pemerintah.

Ada satu dua hal yang mau disampaikan akan diakomodir oleh pak sek lurah untuk kita bahas bersama. “Saya disini tugasnya memperjuangkan persoalan-persoalan yang benar-benar bapak ibu rasakan, “tegas Adrian sapaan akrabnya

Beberapa warga menyampaikan aspirasi terkait persoalan-persoalan yang terjadi kelurahan otomona lebih khusus RT 05 jalur 7, antara lain seperti persoalan banjir yang menyangkut kondisi drainase, persoalan sampah, dan keamanan daerah tersebut karena merupakan daerah merah yang rawan konflik/tawuran.

Adelia, Salah satu warga RT 05 dalam aspirasinya menyampaikan bahwa perlu adanya pembangunan tong sampah untuk mengatasi masalah sampah di kelurahan otomona, dimana terkait sampah banyak warga yang kurang sadar dalam membuang sampah yang sembarangan, contohnya di sungai dimana dapat menimbulkan banjir.

Usulan lain juga disampaikan oleh Ketua RT 05 terkait keamanan, yangmana wilayah ini menjadi wilayah yang rawan, konflik, tawuran, narkoba. Untuk itu ia mengusulkan agar ada pemasangan CCTV di area tersebut untuk mendukung warga dalam menjaga keamanan di lingkungan tersebut.

Adrian Andhika Thie saat menyerahkan sembako secara simbolis kepada perwakilan RT 05 jalur 7 Kelurahan Otomona. (Foto: Edwin Rumanasen)

Selain itu Pak Morin, salah satu warga di RT 5 juga menyampaikan usulan tentang program air bersih kepada seluruh warga setempat, dimana sampai saat ini masih banyak warga yang rumahnya belum mendapatkan air bersih, ia juga menambahkan terkait aliran listrik yang menyangkut tiang listrik di RT 05,

“Kita lihat kabel listrik ini melewati diatas rumah-rumah warga, ini berbahaya bisa menimbulkan kebakaran, maka tiang listrik harus diperhatikan dengan baik khususnya aliran kabel tertata,”ungkapnya.

Kristian Sihayaan selaku Staf kelurahan (operator), juga menyampaikan aspirasi terkait pengawasan usulan penerimaan dana bantuan sosial, karena menurutnya banyak orang tidak bertanggungjawab yang bermain sehingga data warga penerima bantuan banyak tidak tepat sasaran.

“Saya sebagai operator saat memasukan data warga untuk penerima bantuan, ada data lain diluar kendali saya yang masuk seharusnya tidak layak untuk terima bantuan, jadi saya harap bisa diawasi oknum-oknum tidak bertanggungjawab yang bermain,”tegasnya.

Diakhir reses, Adrian Andhika Thie menyerahkan sembako secara simbolis kepada perwakilan RT 05 jalur 7 dan warga yang disaksikan perwakilan sekretaris kelurahan Otomona Yanto lali muda, dan warga, dilanjutkan dengan foto bersama.

Berikan Komentar
Exit mobile version