Site icon sasagupapua.com

Amoye Band Rilis “Idima Meeuwo Tiga”: Kidung Kebangkitan Suku Mee yang Mengguncang Belantika Reggae

SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah  – Dari jantung Papua Tengah, sebuah resonansi budaya baru saja lahir menggetarkan ruang digital. Amoye Band, unit Reggae kebanggaan Kota Nabire, secara resmi meluncurkan single terbaru mereka berjudul “Idima Meeuwo Tiga”.

Karya yang dirilis pada 6 Februari 2026 ini bukan sekadar komposisi nada, melainkan sebuah manifesto kebanggaan bagi Suku Mee yang kini telah tersedia di berbagai platform streaming global seperti YouTube Music, Spotify, dan Apple Music.

Diawali dengan lantunan Kaido (Alat musik khas suku Mee), lagu yang berdurasi 5 menit 8 detik ini hadir dengan pesan yang sangat kuat tentang sejarah dan persatuan.

Melalui “Idima Meeuwo Tiga”, Amoye Band mengajak pendengarnya untuk menengok kembali kejayaan masa lalu sebagai fondasi masa depan.

Aten Tebay, sang vokalis, menyampaikan lagu ini merupakan refleksi dari dedikasi mereka terhadap tanah kelahiran. Di bawah arahan tangan dingin maestro Reggae Papua, Dave Baransano, dan dukungan penuh dari DSProduction Papua, lagu ini dikemas dengan standar audio berkualitas tinggi yang mampu bersaing di kancah internasional.

Berikut adalah lirik penuh makna dari “Idima Meeuwo Tiga” yang menggambarkan semangat persaudaraan dan penghormatan terhadap leluhur:

LIRIK: IDIMA MEEUWO TIGA

Idima Meeuwo tigga

(Semuanya daerah mee Duluan)

Mewei naitai ma noukaima

(Mari Bapa dan Mama)

Nauwaima Ani Wenekanee

(Kakak dan Adik)

Nogeimaa Idimaa

(Teman teman Semua)

Enaimo ini yamee owapa animakikee

(Kita Duduk bersama di Rumah Adat)

Meeuwo maki maki kou mana wegai noo

(Kami Berbicara tentang daerah mee)

Meeuwo maki maki yoniawi

(Kita bicara untuk Kebangkitan daerah mee)

Ogaikai meuwoo tigaa

(Pemerintahan Orang mee Duluan)

Topi mana meuwoo tigaa

(Pendidikan (Guru) orang mee duluan)

Ajiimana meeuwo tiga

(Injil (Firman) Daerah mee duluan)

Idima meuwo tigaa

(Semuanya daerah mee duluan…)

Meeuwo wouwetai

(Daerah mee maju)

Meeuwo yoniawi

(Bangkit)

Meeuwoo ugatamee ya nedadai

(Daerah mee diberkati Tuhan)

Lahirnya karya ini sekaligus mempertegas eksistensi Amoye Band yang telah terbentuk sejak 4 Oktober 2018 di perempatan Kusuma Bangsa, Nabire.

Digawangi oleh Aten Tebay (Vokal), Mochi Badii (Gitar), Petrus Pigai (Bass), Andy Tebai (Keyboard 1), Ronny Pekei (Keyboard 2), dan Rian Noman (Drum), kelompok musik ini membawa identitas sebagai anak-anak yang lahir dari rahim Suku Mee.

“Idima Meeuwo Tiga” merupakan bagian dari EP Gerbang Cenderawasih yang memuat deretan lagu orisinal lainnya seperti “Nona Cenderawasih”, “Rise Your Hand”, dan “Freedom In the Air”.

Melalui harmonisasi vokal yang kuat dan aransemen musik yang matang, Amoye Band membuktikan bahwa musisi dari Papua Tengah memiliki kualitas elegan untuk membawa pesan kedamaian, cinta, dan kekayaan budaya ke panggung dunia. Sejak peluncurannya, audio resmi ini terus mendapatkan respon positif dan telah diputar berulang kali, menandakan bahwa melodi dari Tanah Papua Tengah kini siap menjadi favorit baru dalam daftar putar musik global.

Berikan Komentar
Exit mobile version