Menu

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 26 Mei 2024 21:42 WIT

Bayi Baru Lahir Tega Dibuang di Tempat Sampah


Polisi saat merespon laporan warga yang menemukan sosok mayat bayi di tempat sampah.Foto: Humas Polresta Jayapura Kota. Perbesar

Polisi saat merespon laporan warga yang menemukan sosok mayat bayi di tempat sampah.Foto: Humas Polresta Jayapura Kota.

POLSEK Jayapura Selatan lakukan merespon laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan baru lahir di tempat pembuangan sampah di samping jembatan Sungai Hanyaan Jalan Kelapa Dua Entrop, Minggu (26/5/2024) dini hari tadi.

Dikutip dari akun resmi Polresta Jauapura Kota, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon, melalui Kapolsek Jayapura Selatan AKP I Gede Dewa Aditya Krishnanda, S.I.K menjelaskan penemuan mayat bayi tersebut sekitar pukul 03.20 wit.

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh seorang masyarakat bernama Ayub yang sementara mencari makanan untuk hewan ternaknya di lokasi tersebut.

“Jadi, berawal saat saksi Ayub sedang mengumpulkan makanan-makanan sisa untuk hewan ternaknya kemudian melihat janin tersebut berada di tumpukan sampah sudah dalam keadaan tidak bernyawa,” ungkap Kapolsek.

- Advertising -
- Advertising -

Mayat bayi tak berdosa itu, ditemukan dalam keadaan terbungkus kantong plastik berwarna hitam dengan posisi tali pusar (ari-ari) masih melekat, diduga kuat pelaku baru saja melahirkan bayi tersebut dan membuangnya.

“TKP merupakan lokasi warga setempat untuk membuang sampah, lokasinya pada malam hari tidak memiliki penerangan dan cukup terang,” terangnya.

Lebih lanjut, kasus ini kini menjadi perhatian pihak Kepolisian untuk mengungkap siapa pelaku yang tega membuang darah dagingnya tersebut.

“Peristiwa ini kini dalam penanganan Polsek Jayapura Selatan dengan dibackup oleh Sat Reskrim Polresta Jayapura Kota,” tambahnya.

Kapolsek pun menghimbau kepada warga, kiranya dapat peka atau membantu pihak Kepolisian dalam pengungkapan kasus ini.

“Disini kami juga perlu dukungan masyarakat untuk setiap informasi penting yang bisa kami kembangkan, misalkan di lingkungan sekitar ada perempuan yang belakangan terkahir terlihat dalam keadaan hamil dan kini sudah kempis perutnya namun tidak ada bayinya silahkan diinformasikan kepada kami atau Kantor Kepolisian terdekat, segala jenis informasi dapat benar-benar membantu pengungkapan kasus ini,” pungkas Kapolsek Japsel AKP Dewa Aditya.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dalam Tiga Bulan, 14 Warga Sipil Jadi Korban Konflik Intan Jaya, Koalisi HAM Sampaikan Empat Tuntutan

7 Juli 2026 - 21:18 WIT

Koalisi Penegak Hukum dan HAM Papua Desak Natalius Pigai Hentikan Pembungkaman Kritik Terkait RUU HAM

1 Juli 2026 - 18:44 WIT

Syukuran HUT Bhayangkara ke-80, Polda Papua Tengah Terima Sertifikat Rencana Bangun Mapolda

1 Juli 2026 - 14:46 WIT

Upacara HUT Bhayangkara ke 80, Kapolda Papua Tengah Bacakan Pidato Prabowo Subianto

1 Juli 2026 - 13:57 WIT

Koalisi HAM Papua Buka Suara Soal Laporan Mama Yasinta Moiwend ke Polda Metro Jaya

3 Juni 2026 - 15:38 WIT

Polda Papua Tengah Ungkap 307 Kasus 3C, Mayoritas Pelaku Berusia Produktif

1 Juni 2026 - 21:14 WIT

Trending di Hukum Kriminal