Menu

Mode Gelap

Budaya · 26 Agu 2025 11:32 WIT

Budayaku Identitas Bangsaku: 260 Pelajar SMP dan SMA se-Nabire Ikut Lomba Tari Yospan


Pelajar daei salah satu sekolah yang ada di Nabire saat mengikuti perlombaan yospan. (Foto: Sasagupapua.com) Perbesar

Pelajar daei salah satu sekolah yang ada di Nabire saat mengikuti perlombaan yospan. (Foto: Sasagupapua.com)

SASAGUPAPUA.COM, NABIRE – Sebanyak 260 orang Pelajar tingkat SMP dan SMA mengikuti Lomba Tari Yospan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.

Perlombaan yang diselenggarakan pada Selasa (26/8/2026) bertajuk “Budayaku Identitas Bangsaku” ini dilaksanakan di Aula Wicaksana Lagawa, Polres Nabire.

Kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Nabire, Burhanuddin Pawennari, Plt Sekda Nabire, Yulianus Pasang, sejumlah perwakilan Forkopimda, dan pejabat serta guru-guru di tingkat Kabupaten Nabire ini diawali dengan Tarian Maneta atau tarian persahabatan sanggar Nuhuragi.

Pelajar dari salah satu sekolah yang ada di Nabire saat mengikuti perlombaan yospan. (Foto: Sasagupapua.com)

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nabire, Martina Deba mengatakan tari yospan adalah persahabatan, kebersamaan dan identitas bagi masyarakat Papua.

“Tarian ini juga menunjukan semangat Papua bagi anak-anak muda serta sarana untuk menjaga kelestarian budaya,” katanya.

Warisan budaya ini kata dia perlu dijaga dipupuk dan dijaga kelestariannya terutama anak-anak muda.

“Sehingga lomba ini perlu kita laksanakan. Tujuannya adalah mengaktifkan, melestarikan seni budaya tradisional Papua khususnya Yospan agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda serta memberikan wadah bagi remaja untuk mengekspresikan dan menampilka kreativitas dan meningkatkan rasa percaya diri,” ucapnya.

Dijelaskan 260 orang pelajar SMP dan SMA ini dibagi menjadi grup tari yang didalamnya terdapat 13 orang dimana 12 orang adalah penari dan satu orang official.

“Kiranya lomba ini dapat menjadi sarana untuk penggalian pembinaan dan pengembangan serta perlindungan terhDap nilai tradisi budaya kabupaten Nabire provinsi Papua tengah,” pungkasnya.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nabire, Martina Deba saat membawakan sambutan. (Foto: Sasagupapua.com)

Wakil Bupati Kabupaten Nabire, Burhanuddin Pawennari dalam sambutannya mengatakan Tari Yospan merupakan salah satu tarian khas Papua yang mengandung makna persaudaraan, kebersamaan dan semangat gotong royong.

Melalui tarian ini kata dia, semua pihak bisa belajar bahwa bukan hanya keindahan tapi juga tentang bagaimana jati diri dan kebanggaan terhadap budaya.

“Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk melestarikan budaya asli Papua khususnya di kalangan pelajar di Kabupaten Nabire, Mengembangkan kreativitas seni agar generasi muda terus berkreasi tanpa melupakan akar budayanya,” ujarnya.

Serta, membangun karakter positif seperti kerjasama, percaya diri, disiplin dan sportifitas.

Mewakil Bupati ia juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang memprakarsai kegiatan ini.

“Kepada anak-anak siswa siswi peserta lomba tunjukan penampilan yang terbaik dengan penuh semangat dan bangga terhadap budaya kalian. Ingatlah bahwa kalian adalah generasi penerus bangsa yang akan terus membawa seni dan budaya ke masa yang akan datang,” ujarnya.

Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari saat membuka kegiatan perlombaan Yospan. (Foto: Sasagupapua.com)

Ia juga mengatakan, dengan para siswa yang berani tampil berarti mereka berani bermimpi.

“Dengan ikut lomba ini berarti anda sudah berani tampil dan mengasah kreatifitas. kalah atau menang bukanlah tujuan utama yang penting adalah pengalaman, proses belajar dan persaudaraan,” katanya.

“Budaya adalah jati diri jika kita menjaga budaya maka kita akan berdiri tegar sebagai anak Papua dan sebagai bangsa Indonesia. Dari panggung lomba sederhana ini akan lahir generasi muda yang kreatif dan tanggung serta cinta terhadap budaya,” tutupnya.

 

Berikan Komentar
penulis : Tim
Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Komitmen Jaga Budaya di Nabire, Tari Yospan Tidak Boleh Hilang Dari Tanah Papua

27 Agustus 2025 - 11:40 WIT

Budaya Mee Dalam Goresan Motif Baju, Cerita Manis dari Roberta Muyapa

26 Agustus 2025 - 08:45 WIT

Henes Sondegau Tegas Sebut DPRP Papua Tengah Seriusi Aspirasi Soal Blok Wabu

25 Agustus 2025 - 16:15 WIT

Solidaritas Mahasiswa Intan Jaya Tanya Perkembangan Blok Wabu, Begini Jawaban DPRP Papua Tengah

25 Agustus 2025 - 15:36 WIT

Korban PSN Kecewa, Sidang ke-III Perkara Judicial Review Ditunda DPR Tak Hadir, Negara Abai

19 Agustus 2025 - 21:48 WIT

Pengurus LEMASA Terpilih Menolak Musdat 2025, Serta Desak Pemda Mimika Sahkan Musdat 2023

13 Agustus 2025 - 11:54 WIT

Trending di Budaya