SASAGUPAPUA.COM, Deiyai – Angka sebesar Rp6.834.500.000 kini resmi mengalir ke Kabupaten Deiyai sebagai wujud nyata program pendidikan gratis yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
Dana besar tersebut disalurkan secara khusus untuk enam sekolah tingkat SMA/SMK hingga sekolah berpola asrama guna menjamin keberlangsungan pendidikan bagi 2.693 anak di Kabupaten Deiyai.
Dalam skema pembagiannya, setiap siswa menerima sokongan dana yang cukup signifikan dengan besaran yang bervariasi. Berdasarkan kebutuhan dan jenjangnya, tiap anak mendapatkan alokasi mulai dari Rp1,8 juta, Rp2 juta, Rp2,5 juta, hingga mencapai Rp10 juta per siswa.
Salah satu penerima manfaat terbesar adalah SMA Negeri 1 Deiyai yang memperoleh kucuran dana sebesar Rp1.168.200.000 untuk membantu 649 siswanya.
Kebijakan strategis ini berlandaskan pada Keputusan Gubernur Papua Tengah Nomor 100.3.3.1/259 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Gubernur Meki Nawipa pada Oktober tahun lalu.
Program ini tidak hanya menyasar sekolah negeri, tetapi juga merangkul sekolah yayasan dan berpola asrama, dengan fokus utama pada pemerataan kualitas pendidikan di daerah 3T agar mampu bersaing secara global dan bebas dari diskriminasi.
Kepala SMA Negeri 1 Deiyai, Mariana Adii, menyatakan bantuan ini merupakan angin segar bagi dunia pendidikan di Deiyai. Sembari memantau jalannya pelaksanaan program di sekolahnya pada pagi hari ini, Rabu (4/2/2026).
Ia menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perhatian besar dari pemerintah provinsi.
“Kami dari Deiyai, khusus SMA Negeri 1 Deiyai, ucapan banyak terima kasih atas dukungan dalam biaya pendidikan gratis sekolah untuk SMA Negeri 1 Deiyai. Sekali lagi kepada Bapak Gubernur beserta dengan pihak dinas pendidikan Provinsi Papua Tengah, saya sebagai Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Deiyai mengucapkan banyak terima kasih,” pungkas Mariana Adii.













