Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 22 Jul 2025 08:28 WIT

Dinas Pertanian Mimika Siapkan Klinik Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan


Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Mimika Alice Wanma. (Foto: sasagupapua) Perbesar

Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Mimika Alice Wanma. (Foto: sasagupapua)

SASAGUPAPUA.COM, TIMIKA – Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Mimika siapkan klinik tanaman pangan, holtikultura dan perkebunan di Mimika.

Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Mimika Alice Wanma menjelaskan ruang konsultasi dibuat dalam bentuk Klinik Tanaman yang terletak di lokasi Balai Benih Umum dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBU PTP) di Jalan Poros Mapurujaya.

Klinik konsultasi ini juga bisa membantu petani yang ingin menyampaikan keluhan terkait kendala pertanian, tanaman pangan maupun holtikultura.

“Kita punya klinik juga sudah ada untuk mereka bisa berkonsultasi ketika ada masalah.  Ketika nanti mereka ketemu hama yang seperti apa, mereka bisa konsultasikan jadi itu semacam di klinik,” jelas Alice ketika diwawancarai, Senin (21/7/2025).

- Advertising -
- Advertising -

Dijelaskan permasalahan terkait hama ditengah suasana iklim yang ekstrim ini juga bisa dikonsultasikan di Klinik  tersebut.

“Jadi petani bisa tetap menanam, kita juga memberikan mereka anti hama, ada pestisida juga,” jelasnya.

Meskipun masih terbatas persediaannya dan belum menyiapkan obat-obatan secara lengkap, namun Alice berkomitmen kedepan akan menjadi prioritas untuk disiapkan.

“Jadi kita mungkin bisa bantu secukupnya sesuai dengan yang kita sudah adakan. Jadi itu yang mngkin kita intervensi sementara yang itu,” terangnya.

Pihaknya juga terus mensosialisasikan kepada petani terkait klinik tanaman  tersebut.

“Jadi kita siapkan ruang konsultasi bagi petani kalau alami kendala bisa datang dan berkonsultasi,” ungkapnya.

Meski dalam keterbatasan, kata Alice pihaknya terus berupaya agar bisa memberikan pelayanan bagi permasalahan pertanian, tanaman pangan, holtikultura juga perkebunan supaya tetap aman.

Selain itu, Alice juga menuturkan, pihaknya juga dibantu dengan tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang tersebar di enam distrik.

“Bahkan di Kokonao juga ada. Yang tadinya tidak bisa tanam ada inovasi yang mereka buat misalnya ada perahu yang rusak, terus ditampung tanah dan menanam, kami juga sediakan BBM untuk masyarakat mengambil tanah dengan kualitas yang bain misalnya di lokasi yang jauh agar bisa menanam di Kokonao,” ujarnya.

Alice mengatakan, PPL membantu pihak Dinas Pertanian dan mereka sebagai ujung tombak untuk membangun pertanian di seluruh wilayah Mimika.

“Jadi biasanya mereka akan keliling di Distrik untuk melihat dan memberikan edukasi serta inovasi dalam menanam,” pungkasnya.

 

Berikan Komentar
penulis : Edwin Rumanasen
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah: Indeks Demokrasi Di Papua Tengah Harus Substantif 

25 Februari 2026 - 15:10 WIT

Foto bersama saat pembukaan Focus Group Discussio (FGD) Indeks Demokrasi Indonesia (IDI). Foto: Edwin Rumanasen/sasagupapua

John Gobai Kritik Soal Kontrak Baru Freeport: Tanpa Restu Papua Tengah?

24 Februari 2026 - 13:12 WIT

Senin Gubernur Papua Tengah Utus Tim Harmonisasi Tiga Kabupaten Selesaikan Konflik Kapiraya

21 Februari 2026 - 09:17 WIT

Talkshow Setahun MEGE: Menakar Dampak Program 1.000 Motor dan Jaminan Sosial Hamba Tuhan

21 Februari 2026 - 08:29 WIT

Terobosan Berani Papua Tengah: Transformasi Kesehatan dari Akar Rumput hingga Bayi Tabung

20 Februari 2026 - 16:31 WIT

Syukur Satu Tahun Kepemimpinan MEGE Diawali dengan Ibadah – Lima Poin Mengapa Tidak Boleh Lupa Tuhan ?

20 Februari 2026 - 09:17 WIT

Trending di Agama