SASAGUPAPUA.COM, TIMIKA – Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Mimika siapkan klinik tanaman pangan, holtikultura dan perkebunan di Mimika.
Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Mimika Alice Wanma menjelaskan ruang konsultasi dibuat dalam bentuk Klinik Tanaman yang terletak di lokasi Balai Benih Umum dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBU PTP) di Jalan Poros Mapurujaya.
Klinik konsultasi ini juga bisa membantu petani yang ingin menyampaikan keluhan terkait kendala pertanian, tanaman pangan maupun holtikultura.
“Kita punya klinik juga sudah ada untuk mereka bisa berkonsultasi ketika ada masalah. Ketika nanti mereka ketemu hama yang seperti apa, mereka bisa konsultasikan jadi itu semacam di klinik,” jelas Alice ketika diwawancarai, Senin (21/7/2025).
Dijelaskan permasalahan terkait hama ditengah suasana iklim yang ekstrim ini juga bisa dikonsultasikan di Klinik tersebut.
“Jadi petani bisa tetap menanam, kita juga memberikan mereka anti hama, ada pestisida juga,” jelasnya.
Meskipun masih terbatas persediaannya dan belum menyiapkan obat-obatan secara lengkap, namun Alice berkomitmen kedepan akan menjadi prioritas untuk disiapkan.
“Jadi kita mungkin bisa bantu secukupnya sesuai dengan yang kita sudah adakan. Jadi itu yang mngkin kita intervensi sementara yang itu,” terangnya.
Pihaknya juga terus mensosialisasikan kepada petani terkait klinik tanaman tersebut.
“Jadi kita siapkan ruang konsultasi bagi petani kalau alami kendala bisa datang dan berkonsultasi,” ungkapnya.
Meski dalam keterbatasan, kata Alice pihaknya terus berupaya agar bisa memberikan pelayanan bagi permasalahan pertanian, tanaman pangan, holtikultura juga perkebunan supaya tetap aman.
Selain itu, Alice juga menuturkan, pihaknya juga dibantu dengan tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang tersebar di enam distrik.
“Bahkan di Kokonao juga ada. Yang tadinya tidak bisa tanam ada inovasi yang mereka buat misalnya ada perahu yang rusak, terus ditampung tanah dan menanam, kami juga sediakan BBM untuk masyarakat mengambil tanah dengan kualitas yang bain misalnya di lokasi yang jauh agar bisa menanam di Kokonao,” ujarnya.
Alice mengatakan, PPL membantu pihak Dinas Pertanian dan mereka sebagai ujung tombak untuk membangun pertanian di seluruh wilayah Mimika.
“Jadi biasanya mereka akan keliling di Distrik untuk melihat dan memberikan edukasi serta inovasi dalam menanam,” pungkasnya.