SASAGUPAPUA.COM, Nabire – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Papua Tengah resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) V DPD II Partai Golkar Kabupaten Deiyai.
Kegiatan lima tahunan ini berlangsung di Nabire pada Senin (8/6/2026), dengan agenda utama menentukan arah kepemimpinan dan strategi pemenangan partai untuk periode 2026–2031.
Dalam bursa pemilihan, mencuat nama Simon Edowai sebagai calon tunggal yang diusulkan oleh lima Komisariat Distrik (Komdis) yang ada di Kabupaten Deiyai. Simon Edowai, yang merupakan petahana Ketua DPD II Kabupaten Deiyai.
Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Papua Tengah, Gerson Wandikbo, menjelaskan pelaksanaan Musda ini merupakan bagian dari kepatuhan organisasi terhadap amanat DPP dan DPD I seiring dengan berakhirnya masa jabatan pengurus lama. Ia menyampaikan optimisme tinggi bahwa forum ini akan menghasilkan keputusan terbaik demi kejayaan partai di masa depan.
“Kami laksanakan Musda lima tahunan untuk DPD II, yang mana Musda kali ini merupakan yang kelima. Sesuai dengan masa jabatan yang sudah berakhir, maka sesuai dengan amanat dan perintah tadi dari DPD I dan DPP kepada kita semua yang ada di DPD II Provinsi Papua Tengah, kita sudah mulai melaksanakannya. Hari ini Kabupaten Deiyai dan siap untuk melaksanakan, dan akan selesai juga pada hari ini,” ujar Gerson Wandikbo.
Gerson juga membakar semangat para kader dengan memberikan target politik yang besar untuk lima tahun ke depan.
“Kami punya harapan besar agar semua bisa berjalan dengan baik, dan pasti itu akan terjadi sesuai dengan harapan kita bersama. Kami memiliki harapan bersama untuk lima tahun ke depan, yaitu periode 2026-2031, dengan harapan besar ke depan supaya Kabupaten Deiyai harus dikuasai oleh ‘kuning’. Kenapa kita harus memberikan jabatan buat mereka yang lain? Kami juga bisa untuk jadi pemimpin. Seperti itu, harus dipimpin oleh kuning, sehingga dengan demikian Indonesia kita tetap solid dan maju. Itulah yang menjadi harapan kami bersama,” tegas Gerson.
Di tempat yang sama, Sekretaris DPD I Golkar Papua Tengah, Simson Jefferson Kayame, menjelaskan Musda ini dilaksanakan secara maraton berdasarkan Instruksi Ketua DPD I Nomor 2 Tahun 2026 tertanggal 10 Mei.
Pihaknya berpacu dengan waktu karena DPP menetapkan batas akhir pelaksanaan seluruh Musda di tingkat kabupaten jatuh pada bulan Juni ini.
“Jadi Musda ini, seperti tadi yang Pak Ketua sampaikan, bahwa memang yang pertama karena masa jabatan sudah berakhir untuk periode 2020-2025. Kita melaksanakan sekarang ini untuk periode 2026-2031, sesuai dengan perintah dan amanat dari DPP ke provinsi, dan dari provinsi ke DPD II se-Kabupaten di Provinsi Papua Tengah,” jelas Simson Jefferson Kayame.
Ia juga memaparkan peta jalan pelaksanaan Musda di wilayah Papua Tengah yang dibagi ke dalam beberapa zonasi agar target penyelesaian di delapan kabupaten dapat tercapai tepat waktu.
“Saat ini kami sudah melaksanakannya di 3 kabupaten, yaitu Kabupaten Puncak, Puncak Jaya, Intan Jaya, dan hari ini di Deiyai. Dalam waktu dekat, kami akan laksanakan lagi Musda Paniai, Dogiyai, dan Nabire. Setelah itu Mimika. Jadi kita bagi menjadi 2 zona; zona pertama di Nabire, zona kedua di Timika. Kami berharap supaya dalam waktu yang sudah ditetapkan oleh Pak Ketua, yaitu bulan Juni, kami sudah menyelesaikan Musda di 8 kabupaten,” urai Simson.
Sekretaris DPD I mengapresiasi kerja keras seluruh panitia, kehadiran para anggota fraksi, yang terus mendukung konsolidasi politik Partai Golkar di Papua Tengah.
“Terima kasih juga untuk Pak Wakil Ketua, yang juga merupakan anggota Fraksi Golkar DPR Papua Tengah, karena sudah meluangkan waktu untuk hadir. Terima kasih kepada semua teman-teman yang ada dalam panitia atau komisariat dan pengurus DPD Golkar Kabupaten Deiyai, serta anggota fraksi yang semuanya hadir. Terima kasih, kiranya acara ini dapat berlangsung dengan baik dan lancar sampai dengan selesai,” pungkas Simson.