SASAGUPAPUA.COM, TIMIKA – Duel sengit dan penuh drama tersaji antara Persemi Mimika melawan Persipani Paniai di semifinal liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah di stadion Wania Imipi SP1 Timika, Senin (16/3/2026).
Sama-sama berambisi merebut tiket final, kedua tim turun dengan skuad terbaik mereka sejak awal laga. Terlihat Tensi dan tempo pertandingan yang berjalan begitu cepat membuat banyak benturan dan duel-duel keras tak terhindarkan, namun hingga babak pertama usai, tidak ada gol yang tercipta dari kedua tim.
Memasuki babak kedua beberapa pergantian dilakukan oleh kedua tim, pada menit 58 Persemi mimika beberapa kali mendapatkan peluang emas melalui Yesaya Bunei dan Maikel kowo namun gagal dikonversi menjadi gol.
Usaha Tim berjuluk The Golden Boy ini akhirnya berbuah hasil, di menit ke-85, Anak asuh Eduard Ivakdalam berhasil memaksimalkan peluang, melalui satu skema serangan balik cepat, umpan silang Maikel kowo, diselesaikan dengan baik oleh penyerang mereka yang masuk dibabak kedua Luis Hembring melalui sepakan mendatar yang merobek jala gawang Persipani Paniai.
Tertinggal satu gol, Persipani Paniai berusaha bangkit mengejar ketertinggalan, selang 2 menit, Tim berjuluk Laskar Koteka berhasil menyamakan skor melalui kaki penyerang pengganti yang masuk dibabak kedua Setnat Simalya pada menit 86 melalui serangan balik cepat, ia berhasil memperdaya kiper Persemi Mimika lewat sontekannya, skor berubah imbang 1-1.
Buntut gol balasan persipani memasuki injury time pertandingan sempat terhenti akibat protes dari tim tuan rumah Persemi mimika. Staff dan official tim yang terlihat tidak menerima keputusan wasit hingga melayangkan protes dengan memasuki lapangan pertandingan, namun tim keamanan dan Panpel berhasil mengamankan situasi dan pertandingan dilanjutkan kembali di sisa waktu hingga berakhir dan hasil imbang tidak berubah.
Pertandingan harus dilanjutkan dilanjutkan dengan babak tambahan 2 x15 menit. Saat mulainya waktu tambahan, laga kembali terhenti akibat protes dari bench tim Persipani, hingga membuat pertandingan kembali dihentikan.
Melalui diskusi panjang antara Panpel dan kedua tim, dan mempertimbangkan hal-hal teknis, maka pertandingan 2×15 menit dibatalkan dan langsung dengan adu penalti.
Dari lima algojo yang ditunjuk kedua kesebelasan untuk maju menjadi eksekutor penalti, 4 penendang Persipani berhasil, sementara 1 penendang gagal. Sementara Persemi Mimika, tiga penendang mereka berhasil berbuah gol, sementara dua eksekutor lainnya gagal.
Dengan hasil ini, Persipani keluar sebagai pemenang dan berhak melaju ke Final Liga 4 Papua Tengah bertemu Persipuncak Cartenzs yang telah lebih dahulu lolos usai mengandaskan Persido Dogiyai 2-1 pada babak semifinal.
Persido Dogiyai akan menghadapi Persemi Mimika di perebutan juara ketiga dan empat pada selasa, 17 Maret 2026, Pukul 07.30 WIT, sementara untuk pertandingan Final Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah 2026 yang mempertemukan Persipani Paniai melawan Persipuncak Cartenzs akan digelar pada selasa, 17 Maret 2026, Pukul 15.00 WIT di Stadion Wania Imipi SP1 Timika.






