Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 9 Sep 2025 18:00 WIT

Dubes Jepang Kunjungi Biak Numfor


Bupati Biak Numfor, Markus Mansembra saat menerima kunjungan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi, Selasa (9/9/2025). Foto: Humas Pro Biak Perbesar

Bupati Biak Numfor, Markus Mansembra saat menerima kunjungan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi, Selasa (9/9/2025). Foto: Humas Pro Biak

SASAGUPAPUA.COM, BIAK – Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra, bersama jajaran pejabat eselon II menyambut langsung kedatangan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi, di Kabupaten Biak Numfor, Selasa (9/9/2025).

Bupati Markus Mansnembra sebelumnya menyampaikan bahwa kunjungan Dubes Jepang ini menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Jepang melalui UNICEF terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Biak Numfor.

Selain agenda bersama UNICEF, Dubes Jepang juga dijadwalkan mengunjungi Goa Jepang serta menghadiri upacara penghormatan di Monumen Perang Dunia II Paray, sebagai bentuk penghormatan sejarah sekaligus mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jepang.

Kedatangan Dubes Jepang turut disambut Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, Zacharias L. Mailoa, para pimpinan OPD, Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan, Dandim 1708/BN Letkol Kav John Albert Suweni , perwakilan UNICEF, serta Direktur Yayasan Rumsram Biak.

- Advertising -
- Advertising -

Diberitakan sbelumnya Pemkab Biak telah mempersiapkan kunjungan Dubes Jepang sejak Bulan Agustus.

Dimana rencananya Dubes akan berada di Biak mulai tanggal 9 hingga 11 September 2025.

Saat itu ia menjelaskan, kunjungan ini dalam rangka memantau langsung dukungan dari Pemerintah Jepang kepada Kabupaten Biak Numfor melalui UNICEF.

“Kami berharap ketika kunjungan Bapak Duta Besar nanti, kita sudah siap memberikan pertanggungjawaban atau laporan terkait dengan dukungan yang diberikan. Sementara di Papua, bantuan ini hanya diberikan untuk Kabupaten Biak Numfor, sehingga ini menjadi tanggung jawab sekaligus tantangan bagi kita,” ungkap Bupati saat itu.

 

Berikan Komentar
Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah: Indeks Demokrasi Di Papua Tengah Harus Substantif 

25 Februari 2026 - 15:10 WIT

Foto bersama saat pembukaan Focus Group Discussio (FGD) Indeks Demokrasi Indonesia (IDI). Foto: Edwin Rumanasen/sasagupapua

John Gobai Kritik Soal Kontrak Baru Freeport: Tanpa Restu Papua Tengah?

24 Februari 2026 - 13:12 WIT

Senin Gubernur Papua Tengah Utus Tim Harmonisasi Tiga Kabupaten Selesaikan Konflik Kapiraya

21 Februari 2026 - 09:17 WIT

Talkshow Setahun MEGE: Menakar Dampak Program 1.000 Motor dan Jaminan Sosial Hamba Tuhan

21 Februari 2026 - 08:29 WIT

Terobosan Berani Papua Tengah: Transformasi Kesehatan dari Akar Rumput hingga Bayi Tabung

20 Februari 2026 - 16:31 WIT

Syukur Satu Tahun Kepemimpinan MEGE Diawali dengan Ibadah – Lima Poin Mengapa Tidak Boleh Lupa Tuhan ?

20 Februari 2026 - 09:17 WIT

Trending di Agama