Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 2 Jul 2024 18:00 WIT

Fraksi Demokrat DPRD: di Timika Penduduk OAP Lebih Sedikit dari Non OAP


Ketua Fraksi Demokrat DPRD Mimika, Ancelina Beanal Perbesar

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Mimika, Ancelina Beanal

FRAKSI Demokrat pada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menyampaikan Pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Mimika terhadap ranperda pertanggung jawaban pelaksanaan APBD (PP-APBD) 2023, Selasa (2/7/2024).

Pandangan umum ini menyusul Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) yang disampaikan oleh Plt. Bupati Mimika, Johannes Rettob.

Dalam pandangan umum yang dibacakan oleh Ketua Fraksi Demokrat, Ancelina Beanal menguraikan terkait dengan keuangan daerah, dan beberapa hal yang perlu dievaluasi.

Ia juga menyebut beberapa fakta yang wajib mendapatkan perhatian.

- Advertising -
- Advertising -

Dikatakan, penduduk Kabupaten Mimika berjumlah 313.016 jiwa. Ancelina mengungkapkan jumlah OAP lebih sedikit dari non OAP.

“Perbandingan Orang Asli Papua (OAP) dan Non OAP, Lebih Banyak Non OAP” katanya.

Hal ini kata dia dapat digambarkam bahwa Orang Asli Papua sebanyak 155 ribu jiwa.

“Dengan melihat penduduk OAP yang relative sedikit, maka tingkat kesejahteraan dari tahun ke tahun sudah harus dapat terjadi, kemiskinan, pengangguran, stunting, dan lain lain tidak terlihat bagi OAP,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menyoroti terkait dengan sekolah berbagai tingkatan yang lebih banyak ada di pusat kota.

Ia berharap agar sekolah-sekolah bisa bebas biaya sekolah, seragam dan makan gratis pagi dan siang bagi OAP.

“Penyebaran beberapa SLTA di pusat-pusat domisili penduduk di pantai dan gunung,” katanya.

Selain itu perlu adanya tambahan insentive bagi guru, penjaga sekolah agar guru-guru bertahan di pantai dan gunung.

“Meningkatkan sekolah-sekolah unggulan dan mendukung sekolah-sekolah swasta dalam keuangan dan lainnya. Pengadaan bus sekolah,” ucapnya.

Berikan Komentar
penulis : Edwin Rumanasen
Artikel ini telah dibaca 164 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah: Indeks Demokrasi Di Papua Tengah Harus Substantif 

25 Februari 2026 - 15:10 WIT

Foto bersama saat pembukaan Focus Group Discussio (FGD) Indeks Demokrasi Indonesia (IDI). Foto: Edwin Rumanasen/sasagupapua

John Gobai Kritik Soal Kontrak Baru Freeport: Tanpa Restu Papua Tengah?

24 Februari 2026 - 13:12 WIT

Senin Gubernur Papua Tengah Utus Tim Harmonisasi Tiga Kabupaten Selesaikan Konflik Kapiraya

21 Februari 2026 - 09:17 WIT

Talkshow Setahun MEGE: Menakar Dampak Program 1.000 Motor dan Jaminan Sosial Hamba Tuhan

21 Februari 2026 - 08:29 WIT

Terobosan Berani Papua Tengah: Transformasi Kesehatan dari Akar Rumput hingga Bayi Tabung

20 Februari 2026 - 16:31 WIT

Syukur Satu Tahun Kepemimpinan MEGE Diawali dengan Ibadah – Lima Poin Mengapa Tidak Boleh Lupa Tuhan ?

20 Februari 2026 - 09:17 WIT

Trending di Agama