Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 10 Mar 2025 14:49 WIT

Gubernur Papua Tengah Lakukan Mediasi, Dua Paslon di Puncak Jaya Sepakat Damai


Calon wakil bupati Puncak Jaya nomor urut 1, Mus Kogoya saat tanda tangan pernyataan disaksikan Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Senin, (10/3/2024). (Dok. Abeth You) Perbesar

Calon wakil bupati Puncak Jaya nomor urut 1, Mus Kogoya saat tanda tangan pernyataan disaksikan Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Senin, (10/3/2024). (Dok. Abeth You)

SASAGUPAPUA.COM, NABIRE- Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa melakukan mediasi Menyikapi pertikaian antarpengukung pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Puncak Jaya,

Dikutip dari nabirenews.com, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa langsung bergerak cepat memanggil kedua Paslon bupati dan wakil bupati nomor urut 01 dan 02 guna dimintai keterangan. Namun sayangnya, pada panggilan pertama hanya satu Paslon yang hadir.

“Hari Kamis (6/3/2025) kami sudah memanggil kedua Paslon, namun salah satu Paslon tidak hadir,” kata Meki kepada wartawan.

Untuk itu, Meki kembali layangkan panggilan kedua yang dijadwalkan Senin (10/3/2025) pagi. Dari pantauan di lapangan, Paslon nomor urut 01 dihadiri calon wakil bupati, Mus Kogoya. Sedangkan Paslon nomor urut 02 dihadiri calon bupati Miren Kogoya.

- Advertising -
- Advertising -

“Hari ini Puji Tuhan kedua Paslon sudah datang. Yang tidak datang kita lakukan melalui zoom,” kata Meki.

Dikatakan, dari hasil pertemuan di ruang kerjanya itu telah dilakukan kesepakatan untuk mengakhiri perang.

“Sudah sepakat memberhentikan perang di Puncak Jaya yang dibuat dalam surat pernyataan dan telah ditandatangani diatas materai 10.000,” ungkapnya.

Penandatangan kesepakatan tersebut dihadiri ketua DPR Papua Tengah, wakil ketua I dan II, anggota DPR PT dan juga staf ahli Gubernur.

Berikan Komentar
penulis : Tim
Artikel ini telah dibaca 204 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah: Indeks Demokrasi Di Papua Tengah Harus Substantif 

25 Februari 2026 - 15:10 WIT

Foto bersama saat pembukaan Focus Group Discussio (FGD) Indeks Demokrasi Indonesia (IDI). Foto: Edwin Rumanasen/sasagupapua

John Gobai Kritik Soal Kontrak Baru Freeport: Tanpa Restu Papua Tengah?

24 Februari 2026 - 13:12 WIT

Senin Gubernur Papua Tengah Utus Tim Harmonisasi Tiga Kabupaten Selesaikan Konflik Kapiraya

21 Februari 2026 - 09:17 WIT

Talkshow Setahun MEGE: Menakar Dampak Program 1.000 Motor dan Jaminan Sosial Hamba Tuhan

21 Februari 2026 - 08:29 WIT

Terobosan Berani Papua Tengah: Transformasi Kesehatan dari Akar Rumput hingga Bayi Tabung

20 Februari 2026 - 16:31 WIT

Syukur Satu Tahun Kepemimpinan MEGE Diawali dengan Ibadah – Lima Poin Mengapa Tidak Boleh Lupa Tuhan ?

20 Februari 2026 - 09:17 WIT

Trending di Agama