Site icon sasagupapua.com

Gubernur Papua Tengah Santuni Anak Yatim di Ponpes Ahsanul Ulum Timika

Momen gubernur Papua Tengah saat menyambangi Pondok Pesantren Ahsanul Ulum, Timika. (Foto: Humas Pemprov Papua Tengah)

SASAGUPAPUA.COM, Timika – Suasana khidmat menyelimuti Pondok Pesantren Ahsanul Ulum, Timika, Papua Tengah, pada Minggu (8/3/2026), saat Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, hadir untuk melaksanakan buka puasa bersama sekaligus memberikan santunan kepada puluhan anak yatim dan para khotib.

Dalam sambutannya, Meki Nawipa menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan adalah momen krusial untuk memperkuat kepedulian sosial. Ia menekankan bahwa ibadah puasa bukan sekadar menahan lapar, melainkan sarana memperbaiki diri.

“Bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah, bulan yang mengajarkan kita untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak ibadah, serta memperkuat kepedulian terhadap sesama. Oleh karena itu, saya mengajak kita semua untuk menjalankan ibadah puasa dengan penuh ketaatan, kesabaran, dan keikhlasan, sehingga Ramadhan ini benar-benar menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat nilai-nilai keimanan dalam kehidupan kita sehari-hari,” ujar Meki Nawipa.

Gubernur menjelaskan kehadiran pemerintah dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap lembaga keagamaan dan masyarakat yang membutuhkan.

Dikatakan santunan yang diberikan adalah bagian dari tanggung jawab sosial pemerintah untuk meringankan beban anak-anak yatim.

“Pemerintah juga memiliki perhatian terhadap kegiatan sosial dan keagamaan seperti ini, khususnya dalam memberikan dukungan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk kepada anak-anak di pondok pesantren. Bantuan santunan yang diberikan pada hari ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat kepedulian sosial serta membantu meringankan beban anak-anak yatim,” jelasnya.

Lebih lanjut, Meki mengingatkan agar bantuan tersebut dipergunakan secara tepat sasaran, terutama untuk menunjang sektor pendidikan dan pembinaan karakter di lingkungan pesantren. Ia berharap pemberian ini tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi menjadi investasi bagi masa depan generasi muda Papua Tengah.

“Namun demikian, yang lebih penting adalah bagaimana santunan ini dapat dimanfaatkan dengan baik, terutama untuk mendukung kebutuhan pendidikan, pembinaan, dan pengembangan anak-anak yatim yang berada di lingkungan panti asuhan maupun lembaga pendidikan seperti pondok pesantren. Saya berharap bantuan yang diberikan hari ini dapat digunakan secara bijak dan memberikan manfaat nyata bagi masa depan anak-anak kita, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak baik, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” tambah Gubernur.

Menutup arahannya, Meki memberikan suntikan semangat kepada para santri agar tidak menyerah pada keadaan dan terus mengejar cita-cita setinggi mungkin. Ia mendoakan agar seluruh amal ibadah yang dilakukan di bulan Ramadhan ini mendapatkan rida dari Tuhan Yang Maha Esa.

“Kepada anak-anak yang hadir pada sore hari ini, saya berpesan agar tetap semangat belajar, rajin menuntut ilmu, dan tidak pernah berhenti bermimpi untuk meraih masa depan yang lebih baik. Akhir kata, semoga kebersamaan kita pada sore hari ini membawa keberkahan bagi kita semua, serta segala amal ibadah kita di bulan suci Ramadhan ini diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa,” pungkasnya.

Berikan Komentar
Exit mobile version