Site icon sasagupapua.com

Hasil Konferensi Ke-10 GKII Wilayah III Papua: Pdt. Geradus Bunai Terpilih Sebagai Ketua Umum Periode 2026–2031

Suasana konferensi wilayah lll Papua yang ke 10, Pdt. Gerardus Bunai, S.Th, M.Th diangkat menjadi Ketua Umum GKII Wilayah III Papua. (Foto: Decky Mote)

Konferensi Ke-10 di Mapia Menjadi Forum Evaluasi, Pelayanan Bersama, dan Pemilihan Pengurus Baru

SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah — Konferensi Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Wilayah III Papua Tengah yang ke-10 resmi berakhir dengan menetapkan kepemimpinan baru untuk periode 2026–2031. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, sejak 22 hingga 25 September 2026, tersebut bertempat di Gereja GKII Daerah Mapia, Jemaat Bethesda Bibiyepa, Kampung Bomomani.

Konferensi wilayah ini dihadiri oleh ratusan utusan perwakilan dari berbagai daerah dan lembaga di bawah naungan GKII Wilayah III Papua Tengah. Selain menjadi ajang silaturahmi seluruh jemaat, forum tertinggi di tingkat wilayah ini difokuskan untuk merumuskan arah pelayanan gereja serta memilih jajaran pengurus baru.

Kedudukan dan Peran Strategis Konferensi Wilayah

Ketua Umum GKII Periode 2026–2031, Pdt. Husain Shaz Diman, S.Th., S.H., M.H., M.Ag., menjelaskan struktur dan fungsi konstitusional dari pelaksanaan konferensi tersebut. Menurutnya, konferensi merupakan instrumen pengambilan keputusan tertinggi organisasi di tingkatnya masing-masing.

“Konferensi wilayah itu adalah turunan dari konferensi nasional. Konferensi nasional dan konferensi wilayah, nanti turunannya juga adalah konferensi daerah, dilaksanakan satu kali dalam setiap lima tahun,” ujar Pdt. Husain Shaz Diman.

Ia membeberkan bahwa tugas pokok dari forum ini adalah memberhentikan pengurus lama, memilih badan pengurus yang baru, serta merumuskan Garis-Garis Besar Program Kerja (GBPK) organisasi untuk lima tahun mendatang.

“Jadi, konferensi itu merupakan satu kelengkapan struktur organisasi di mana dia memiliki kekuasaan tertinggi di organisasi tersebut. Nah, badan pengurus terpilih itu melaksanakan tugas sebagai mandataris dari keputusan konferensi tersebut,” tambahnya.

Partisipasi Ratusan Utusan dan Dukungan Umat

Sementara itu, Ketua Panitia Konferensi Ke-10, Kansius Mote, S.Sos., mengutarakan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh proses dan tahapan kegiatan sejak awal perencanaan hingga penutupan.

“Saya pada kesempatan ini bersyukur kepada Tuhan di mana Tuhan telah memberikan hikmat, pengertian, dan pemahaman untuk dapat menyukseskan Konferensi Ke-10 ini. Secara teknis, kami merencanakan kehadiran 17 orang peserta dari setiap daerah yang ada di Wilayah III. Dengan total sembilan daerah, terdapat 153 peserta. Selain itu, hadir pula 26 peserta dari Badan Pengurus Wilayah, jajaran pimpinan dari Badan Pengurus Pusat (BPP) GKII, serta lima utusan dari Sekolah Tinggi Teologi (STT) Yusuf Makai Nabire,” papar Kansius Mote.

Kansius juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih mendalam kepada jemaat lokal dan seluruh panitia yang bekerja keras menyukseskan acara.

“Saya menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh umat GKII Daerah Mapia 1 yang menjadi tuan dan nyonya rumah pelaksanaan konferensi ini. Terima kasih juga kepada seluruh relawan kepanitiaan yang telah bekerja sama dan tidak meninggalkan saya dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan ini,” tuturnya.

Kansius menegaskan bahwa pelaksanaan konferensi mengacu pada tema besar GKII, yaitu “Growing Together” (Tumbuh Bersama), dengan subtema yang mendorong agar gereja senantiasa tumbuh, bertambah, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Selain menjadi wadah evaluasi pelayanan lima tahun lalu dan perancangan lima tahun ke depan, konferensi ini penting untuk mensinkronkan pelayanan dari jemaat ke daerah hingga ke pusat.

Hasil Pemilihan Kepemimpinan Baru

Puncak dari agenda konferensi ini adalah proses pemilihan Badan Pengurus Terpilih periode 2026–2031. Dalam proses pemungutan suara, Pdt. Geradus Bunai, S.Th., M.Th., berhasil mendulang suara terbanyak dan terpilih sebagai Ketua Umum GKII Wilayah III Papua.

“Dalam pemilihan, suara terbanyak diperoleh atas nama calon Pendeta Geradus Bunai, S.Th., M.Th. Beliau memperoleh 55 suara dan berhak menduduki jabatan Ketua Wilayah periode 2026–2031. Sedangkan untuk posisi Wakil Ketua Wilayah, diraih oleh Pendeta Yohakim Mote, S.Pdk., M.Th., dengan perolehan 48 suara,” terang Kansius Mote saat mengumumkan hasil rekapitulasi suara.

Komitmen Pelayanan dan Pembangunan Kantor Wilayah di Nabire

Atas amanah dan kepercayaan yang diterimanya, Pdt. Geradus Bunai, S.Th., M.Th., menyampaikan rasa syukur serta kesiapannya untuk mendedikasikan diri memimpin pelayanan GKII Wilayah III Papua selama lima tahun ke depan.

” Atas datangnya amanah jabatan kepada saya melalui jemaat GKII Wilayah III Papua, saya menyampaikan ucapan syukur sebesar-besarnya atas anugerah Tuhan. Karena surat keputusan telah saya terima, saya siap melayani Tuhan sampai akhir periode ini,” ucap Pdt. Geradus Bunai.

Menatap masa depan organisasi, Pdt. Geradus Bunai membeberkan langkah strategis yang akan menjadi prioritas utamanya di awal masa jabatan.

“Program saya yang utama dan menjadi prioritas pada tahun ini adalah saya akan membangun Kantor Wilayah GKII Wilayah III Papua di Nabire. Hal ini sangat penting mengingat Nabire merupakan ibu kota provinsi, dan organisasi tingkat wilayah merupakan struktur yang se-level dengan tingkatan pemerintah provinsi,” tegas Pdt. Geradus Bunai menutup keterangannya.

Exit mobile version