SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia mulai terasa hangat di wilayah pesisir Mimika, tepatnya di Distrik Mimika Barat Jauh. Setelah sukses memulai perhelatan dengan pertandingan gaplek antarkampung pada Selasa (11/8/2026), kemeriahan tersebut kini berlanjut dengan dibukanya turnamen bola voli antarkampung pada Kamis (13/8/2026).
Kepala Distrik Mimika Barat Jauh, Ever Kukuareyau, secara resmi membuka turnamen olahraga tersebut di hadapan masyarakat dan para peserta. Ia menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian acara peringatan ulang tahun kemerdekaan dapat berlangsung damai sekaligus mempererat tali silaturahmi masyarakat pesisir.

Kepala Distrik Mimika Barat Jauh, Ever Kukuareyau saat membuka pertandingan Volly di Distrik Mimika Barat Jauh memeriahkan HUT ke-81 RI. (Foto: Dok DMBJ)
“Kami harapkan semuanya kegiatan dalam memeriahkan HUT ke-81 RI ini bisa berjalan dengan lancar dan sesuai harapan. Dan juga dengan momen ini dapat digunakan sebagai momen di mana masyarakat atau pemuda yang terlibat dari 5 kampung dapat bertemu, dalam rangka menjaga semangat persatuan dan kebersamaan,” kata Ever Kukuareyau saat memberikan sambutan pembukaan.
Sebelumnya, berbagai persiapan fisik dan penataan lingkungan telah dilaksanakan sejak awal Agustus oleh warga bersama instansi setempat. Ketua Panitia HUT ke-81 RI Distrik Mimika Barat Jauh, Xaverius Balubun, menjelaskan bahwa pengibaran bendera Merah Putih dan pemasangan umbul-umbul telah mengawali rangkaian kegiatan tersebut. Mengusung tema nasional Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur, panitia merancang acara yang berfokus pada penguatan solidaritas antarwarga.
“Tahun ini kami lebih menekankan pada upaya mempererat kebersamaan. Kami mengadakan beberapa mata lomba antarkampung, di antaranya pertandingan bola voli putra dan putri, futsal, serta lomba gaplek untuk tingkat umum. Sementara itu, untuk anak-anak sekolah, kami mengadakan lomba makan kerupuk,” ujar Xaverius Balubun.
Selain perlombaan olahraga dan permainan rakyat, puncak peringatan HUT RI pada 17 Agustus mendatang akan diwarnai oleh tradisi khas suku Kamoro. Setelah upacara pengibaran bendera usai, seluruh warga direncanakan bakal menari Seka bersama hingga prosesi penurunan bendera di sore hari. Warga bahkan telah sibuk membuat Tauri atau rok rumbai khas suku Kamoro untuk dipakai dalam pesta tarian massal tersebut.

Kepala Distrik Mimika Barat Jauh, Ever Kukuareyau saat membuka pertandingan Volly di Distrik Mimika Barat Jauh memeriahkan HUT ke-81 RI. (Foto: Dok DMBJ)
Untuk memastikan semangat kemerdekaan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, panitia juga membagikan bendera Merah Putih secara gratis kepada warga kampung.
“Kami mendapat bantuan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) berupa satu karton bendera Merah Putih untuk dibagikan kembali kepada masyarakat,” tambah Xaverius.
Meskipun harus berhadapan dengan tantangan geografis khas wilayah pesisir, semangat gotong royong warga Mimika Barat Jauh tampak begitu tinggi. Secara mandiri dan bersuka cita, warga telah merapikan lingkungan sekitar serta membersihkan jalan-jalan kampung demi menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.








