Site icon sasagupapua.com

KNPI Papua Tengah Apresiasi Langkah Kemanusiaan Gubernur di Daerah Konflik

Ketua KNPI Papua Tengah, Yustinus Tebai. (Foto: Dok Sasagupapua.com)

SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Ketua DPD KNPI Provinsi Papua Tengah, Yustinus Tebai, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan empati yang ditunjukkan oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam merespons situasi kemanusiaan di wilayah konflik.

Kehadiran Gubernur Papua Tengah,  Meki Nawipa dan Wakil Gubernur, Deinas Geley di tengah masyarakat terdampak di Kabupaten Puncak dinilai sebagai bukti nyata kehadiran negara dalam membalut luka warga sipil.

Menurut Yustinus, langkah kaki pimpinan daerah ke wilayah konflik bukanlah sekadar kunjungan kerja biasa, melainkan sebuah simbol kepedulian yang melampaui batas-batas administratif.

Ia menegaskan bahwa perhatian yang diberikan untuk Kabupaten Puncak secara moral juga mewakili duka yang dirasakan masyarakat di Kabupaten Dogiyai.

Oleh karena itu, ia berharap dinamika diskusi di ruang publik tidak perlu terjebak dalam perdebatan yang justru mengaburkan nilai kemanusiaan dari kunjungan tersebut.

“Kehadiran Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kemanusiaan yang patut kita apresiasi bersama. Kunjungan beliau ke Puncak sesungguhnya mewakili rasa empati bagi saudara-saudara kita di Dogiyai juga, sehingga hal ini tidak perlu lagi diperdebatkan oleh kaum intelektual di media sosial maupun grup-grup diskusi,” ujar Yustinus Tebai saat memberikan keterangan di Nabire, Sabtu (18/4/2026).

Sebagai pimpinan pemuda, Yustinus juga menaruh perhatian serius terhadap aspek penegakan hukum. Ia mendesak agar tim investigasi dan Komnas HAM melakukan langkah konkret untuk mengusut tuntas insiden penembakan yang telah memakan korban jiwa, terutama bagi perempuan dan anak-anak usia sekolah yang tidak berdosa.

Baginya, keadilan harus ditegakkan demi memulihkan rasa aman di hati masyarakat Papua Tengah.

Terkait efektivitas penanganan konflik di berbagai kabupaten, Yustinus mengingatkan pentingnya sinergi dan koordinasi aktif dari para Bupati kepada Pemerintah Provinsi. Ia meluruskan pandangan kritis yang selama ini dialamatkan kepada Gubernur, dengan menekankan bahwa kunjungan kerja pimpinan provinsi sangat bergantung pada laporan dan koordinasi dari pimpinan daerah di tingkat kabupaten.

“Gubernur bergerak berdasarkan mekanisme dan laporan koordinasi yang masuk. Jika terjadi situasi darurat, para Bupati harus proaktif melapor dan menjalin komunikasi yang baik, karena Gubernur tidak bisa berjalan sendiri tanpa garis koordinasi dari bawah. Jadi, mari kita evaluasi sejauh mana koordinasi itu dibangun, alih-alih hanya melontarkan kritik tajam kepada pimpinan provinsi,” jelasnya.

Yustinus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan ruang dan dukungan penuh bagi Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mengupayakan perdamaian yang berkelanjutan. Ia percaya bahwa komitmen yang telah dinyatakan oleh Gubernur Meki Nawipa akan menyentuh seluruh wilayah konflik di Papua Tengah secara menyeluruh dan berkeadilan.

Dimana Gubernur sendiri telah mengeluarkan statement mengutuk keras pelaku yang menyebabkan warga sipil menjadi korban, juga sedang berupaya untuk berkomunikasi dengan pihak pusat demi keamanan di Daerah Otonom Baru (DOB) ini.

“Saat ini kita semua harus bersatu mendukung Gubernur dan Wakil Gubernur kita dalam upaya penyelesaian konflik yang sedang dijalankan. Mari kita jaga lisan dan jempol kita dari komentar yang bisa memperkeruh suasana, demi terciptanya kedamaian yang hakiki di tanah Papua Tengah yang kita cintai ini,” pungkasnya.

Berikan Komentar
Exit mobile version