Site icon sasagupapua.com

Kunjungi Kampung Arui, Stella Misiro Dorong Pengembangan Swasembada Pangan Lokal

Suasana kunjungan kerja anggota DPR Papua Tengah, Stella Misiro di Kampung Arui. (Foto: Istimewa)

SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Anggota DPR Papua Tengah, Stella T U Misiro melaksanakan kunjungan kerja ke Kampung Arui, Distrik Moora, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, pada Selasa (11/82026) .

Stella Misiro mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upacara mendorong pemberdayaan masyarakat kampung melalui penguatan swasembada pangan berbasis potensi dan pangan lokal.

Stella Misiro juga memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan tanaman kacang merah sebagai salah satu komoditas pangan yang memiliki nilai penting bagi masyarakat Kampung Arui.

“Kacang merah bukan sekedar bahan pangan, tetapi telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dan diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi,” katanya.

Bagi masyarakat Kampung Arui, kacang merah memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat.

Salah satu olahan tradisional yang dikenal masyarakat adalah papeda kacang, yang tidak hanya menjadi makanan sehari-hari, tetapi juga memiliki tempat khusus dalam berbagai acara adat dan tradisi masyarakat.

“Kehadiran kacang merah dalam kegiatan adat menunjukkan bahwa pangan lokal memiliki hubungan erat dengan identitas, budaya, dan kehidupan sosial masyarakat.

Ibu Stella Misiro menilai bahwa potensi tersebut perlu terus dikembangkan agar pangan lokal tidak hanya dipertahankan sebagai warisan budaya, tetapi juga dapat menjadi sumber ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat kampung,” ungkapnya.

Stella mengatakan dengan mendorong masyarakat untuk menanam dan mengembangkan kacang merah secara berkelanjutan, diharapkan kebutuhan pangan masyarakat dapat semakin dipenuhi dari hasil kebun sendiri.

“Program pemberdayaan ini juga menjadi bagian dari semangat untuk mengembalikan perhatian masyarakat terhadap pangan lokal yang memiliki nilai gizi, nilai budaya, dan potensi ekonomi. Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi konsumen, tetapi mampu menjadi produsen pangan yang mandiri dengan memanfaatkan lahan dan sumber daya yang tersedia di kampung,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Stella Misiro juga mendorong agar kegiatan pertanian masyarakat dilakukan secara gotong royong, dengan melibatkan kelompok-kelompok masyarakat, keluarga, pemuda, dan perempuan. Dengan demikian, pengembangan kacang merah dapat menjadi gerakan bersama yang memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Kampung Arui.

“Swasembada pangan harus dimulai dari kampung, dengan mengembangkan pangan yang sudah dikenal, dikonsumsi, dan menjadi bagian dari budaya masyarakat. Kacang merah bukan hanya tanaman, tetapi merupakan bagian dari sejarah dan identitas masyarakat Arui yang perlu kita jaga dan kembangkan untuk masa depan,” ujar Stella.

Stella berharap kunjungan kerja ini dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat ketahanan pangan, pelestarian pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kampung Arui.

“Dengan menjaga tradisi sekaligus mengembangkan potensi pertanian secara produktif, masyarakat Kampung Arui diharapkan semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan dan mampu membangun masa depan kampung yang lebih sejahtera,” pungkasnya.

Exit mobile version