Site icon sasagupapua.com

Liga 4 Papua Tengah Siap Bergulir, Alfred Fredy Anouw: Kini Tahap Pendaftaran

Panpel Liga 4 PSSI Piala Gubernur Papua Tengah, Alfred Fredy Anouw. (Foto: Ist)

SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Liga 4 Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Piala Gubernur Papua Tengah, Alfred Fredy Anouw, menyatakan pihaknya kini telah siap menjalankan mandat sesuai Surat Keputusan (SK) penunjukan dari Asosiasi Provinsi (Asprov) Papua Tengah tertanggal 14 Februari.

Alfred menjelaskan Berdasarkan Petunjuk Teknis dan Pelaksanaan (Juknis-Juklat) dari PSSI, saat ini proses memasuki tahap pendaftaran peserta yang dimulai tanggal 14-21 Februari.

“Mulai dari tanggal 14 Februari sampai 21 Februari diperintahkan untuk melaksanakan pendaftaran bagi peserta tim Liga 4 yang akan ikut. Sehingga saat ini kami sedang melaksanakan pendaftaran,” jelas Alfred kepada media ini, Rabu (18/2/2026).

Dijelaskan hingga saat ini tim yang mendaftar secara resmi adalah Persidei Deiyai dan Persipani Paniai.

Meski demikian terdapat empat tim yang telah terkonfirmasi siap untuk ikut Liga 4 yakni Persido Dogiyai, Persintan Intan Jaya, PersiPuncak Cartez Puncak, dan Persemi Mimika.

Sementara yang belum terkonfirmasi adalah Persinab Nabire dan Persipuja Puncak Jaya.

Alfred juga mengungkapkan dalam aturan pihaknya menerima siapapun tim yang mendaftar namun Panpel juga mengambil kebijakan untuk mengutamakan tim dari daerah-daerah yang berdomisili di Papua Tengah khususnya dari delapan Kabupaten.

“Kami tidak membatasi tim dari mana pun, tapi prioritas kami dahulukan delapan kabupaten ini supaya pemudanya bisa berkontribusi karena ini adalah hajat Gubernur Papua Tengah,” katanya.

Mengenai regulasi batas usia, Alfred menjelaskan pemain yang bisa mengikuti liga 4 yaitu mereka yang memiliki batas usia maksimal kelahiran 1 Januari 2003 sampai 2008 atau maksimal berusia 23 tahun.

“Sesuai regulasi, jika ingin menambahkan pemain senior atau usia bebas, hanya diizinkan sebanyak 7 orang (dalam satu tim), selebihnya harus pemain junior,” katanya.

Alfred juga mengungkapkan untuk Papua Tengah tidak ada permasalahan atau kasus pelanggaran pada Liga 4 tahun lalu.

“Hanya saja ada dari Persipuja yang yang hak pemainnya belum dibayar. Namun, hal itu sedang diproses oleh manajemen yang baru karena sesuai regulasi, jika manajemen baru ingin memakai nama yang sama, persoalan hutangnya harus diselesaikan atau di-clearkan dulu baru bisa mendaftar ulang,” ungkapnya.

Dalam Liga4 ini sebanyak tujuh tim akan dibagi kedalam dua grup. Dimana juara grup A akan berhadapan dengan runner-up Grup B, dan Juara Grup B akan berhadapan dengan runner-up Grup A.

“Masing-masing pemenang akan melaju ke final untuk mencari posisi satu dan dua, sedangkan yang kalah akan memperebutkan juara ketiga,” terang Alfred.

Panpel juga menerima usulan lokasi pertandingan di Nabire atau di Timika. Namun panitia telah memutuskan lokasi kembali dilaksanakan di Timika.

Tim yang menjuarai kompetisi Liga 4 PSSI Piala Gubernur Provinsi Papua Tengah ini akan mewakili provinsi untuk mengikuti kompetisi di tingkat nasional.

Alfred berharap semua tim bisa mempersiapkan diri secara mantap, bukan hanya soal pemanggilan pemain namun persiapan juga berfokus pada kesehatan pemain.

“Harapan kami, tim yang menjuarai kompetisi ini tidak hanya datang meramaikan, tetapi bisa berbicara banyak di tingkat nasional,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Gubernur Papua Tengah yang telah mendukung kegiatan Liga 4 ini.

“Kami panitia sangat mengapresiasi kompetisi Liga 4 Piala Gubernur ini yang disponsori baik oleh Bapak Gubernur Provinsi Papua Tengah. Bahkan Bapak Gubernur memerintahkan wakilnya untuk menjadi pengawas dalam kompetisi ini. Dukungan Bapak Gubernur sangat luar biasa sehingga kami panitia mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada beliau yang sangat mempedulikan perkembangan sepak bola di Papua Tengah,” pungkasnya.

Berikan Komentar
Exit mobile version