Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 1 Apr 2026 15:36 WIT

Lokakarya Pembentukan DAD, Langkah Strategis Pemprov Papua Tengah Perkuat Fiskal


Foto bersama saat kegiatan Lokakarya Pembentukan DAD di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah. (Foto:Edwin Rumanasen) Perbesar

Foto bersama saat kegiatan Lokakarya Pembentukan DAD di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah. (Foto:Edwin Rumanasen)

SASAGUPAPUA.COM, NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) menggelar Lokakarya Pendampingan Pembentukan Dana Abadi Daerah (DAD).

Menghadirkan Tim SKALA sebagai mitra strategis, serta perwakilan OPD terkait dari seluruh kabupaten di Papua Tengah, Lokakarya ini digelar di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Rabu (01/4/2026)

Dalam sambutan Gubernur Papua Tengah yang diwakili oleh Staf Ahli II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Herman Kayame, menekankan bahwa lokakarya ini merupakan momentum penting bagi pemerintah daerah untuk merancang instrumen keuangan yang berkelanjutan.

Herman mengungkapkan, pembentukan DAD memiliki dasar hukum yang kuat, yakni: Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, serta peraturan Menteri Keuangan Nomor 64 Tahun 2024 mengenai tata cara pembentukan dan pengelolaan DAD.

- Advertising -
- Advertising -

“Regulasi ini memberikan pedoman teknis agar pemerintah daerah dapat mengelola dana abadi secara profesional dan akuntabel, “Ungkap Herman Kayame dalam sambutannya mewakili Gubernur.

Ia menjelaskan, tentu berbeda dengan anggaran rutin, DAD dirancang untuk manfaat jangka panjang, yangmana fokus utama DAD adalah menjamin pembiayaan pembangunan daerah, khususnya pada sektor pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, kesejahteraan masyarakat, keadilan antar-generasi, dan ketahan fiskal.

“Tujuannya untuk memastikan generasi mendatang di Papua Tengah tetap dapat menikmati hasil sumber daya alam yang dikelola saat ini, serta meningkatkan kemampuan keuangan Provinsi Papua Tengah dan 8 kabupaten di bawahnya dalam menghadapi dinamika ekonomi dan keterbatasan pendapatan di masa depan, “Jelasnya.

Selain itu, Herman mengharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang diskusi konsep, tetapi diharapkan menghasilkan output nyata berupa tahapan implementasi pembentukan DAD di tingkat provinsi maupun kabupaten.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, dan Tim SKALA sebagai mitra strategis yang telah mendampingi proses ini. Saya mengajak kita semua untuk mengawal kebijakan ini dengan penuh tanggung jawab demi masa depan Papua Tengah yang lebih mandiri, maju, dan sejahtera,”Pungkasnya.

Berikan Komentar
penulis : Edwin Rumanasen
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Resmi! Batik Air Mulai Beroperasi di Nabire Tanggal 23 April

1 April 2026 - 14:13 WIT

Meki Nawipa Tekankan Akselerasi Kinerja di Triwulan II

1 April 2026 - 09:31 WIT

Pemprov Papua Tengah Buka Rekrutmen Tenaga Guru Mapega 3T Tahun 2026, Berikut Informasi Lengkapnya

30 Maret 2026 - 15:37 WIT

APBD Menurun ke Angka 2,8 Triliun – Melihat Program Pemprov Papua Tengah 2026 Ditengah Efisiensi Anggaran

30 Maret 2026 - 15:18 WIT

Wacana Pengurangan PPPK Mencuat di Sejumlah Daerah, Bagaimana dengan Papua Tengah ?

30 Maret 2026 - 14:29 WIT

Rakor LPPD : Pemprov Papua Tengah Dukung Anggaran dan Fasilitas untuk Kontingen Pesparawi 2026

30 Maret 2026 - 13:48 WIT

Trending di Pemprov Papua Tengah