SASAGUPAPUA.COM, Mimika Barat Jauh – Pemerintah Distrik Mimika Barat Jauh (DMBJ) sukses menyelenggarakan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Distrik Mimika Barat Jauh, Potowaiburu, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah ini berlangsung pada Sabtu (28/2/2026).
Musyawarah ini menjadi wadah krusial bagi masyarakat di wilayah pesisir tersebut untuk menyuarakan kebutuhan pembangunan mendesak mereka kepada Pemerintah Kabupaten Mimika.
Acara ini dihadiri oleh pemangku kepentingan yang komprehensif, mulai dari perwakilan lima orang utusan dari setiap kampung yang mencakup lima kampung di wilayah DMBJ, jajaran Polsek Mimika Barat Jauh, DANPOS Mimika Barat Jauh, hingga tokoh pendidikan seperti Kepala Sekolah SD Negeri Potowai, Kepala Sekolah TK, dan Kepala Sekolah SMP Potowai. Selain itu, hadir pula Kepala Lapter Potowai serta perwakilan dari Puskesmas Potowaiburu untuk memastikan aspirasi sektor perhubungan dan kesehatan turut terakomodasi.
Dalam proses tersebut, tercatat sebanyak 110 usulan program yang dirangkum. Dari ratusan usulan tersebut, masyarakat sepakat menetapkan pembangunan rumah layak huni, pengadaan sarana air bersih, serta pembangunan jalan darat yang menghubungkan kantor distrik ke kampung-kampung sebagai usulan prioritas utama.
Dukungan teknis dalam penyusunan dokumen ini dikawal langsung oleh tim asistensi dari Bappeda Mimika yang terdiri dari Kabid Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah Palilu Tangke, Kristian Douw, Morris Ceizeer Nibaely, Andhika Gali Putra Halley, dan Sapriadi.

Suasana foto bersama dalam momen Musrenbang Distrik Mimika Barat Jauh, Sabtu (28/2/2026). Foto: DOK DMBJ.
Kepala Distrik Mimika Barat Jauh, Ever Kukuareyau, menyatakan rasa syukur atas kelancaran agenda tahunan tersebut yang dimulai sejak pagi hari. “Musrenbang berjalan baik, mulai tadi jam 9.35 pagi. Masing-masing dari lima kampung hadir dan membawa usulan yang sudah dimusrenbangkan di kampung masing-masing, sehingga usulan yang disampaikan adalah urusan prioritas sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Ever usai kegiatan berlangsung.
Ia menegaskan transparansi dan ketepatan sasaran usulan menjadi fokus utama pemerintah distrik tahun ini agar anggaran daerah benar-benar menyentuh akar rumput.
“Kami sangat berharap bahwa benar-benar masyarakat yang datang membawa usulan adalah mengusulkan kebutuhan prioritas bagi semua masyarakat yang ada di kampung. Dan harapannya bahwa yang menjadi prioritas seperti air bersih, rumah layak huni, jalan darat antar kampung serta MCK dan sanitasi bisa diakomodir oleh Pemda dalam hal ini instansi teknis pada saat Forum OPD nantinya,” tambah Ever.
Menutup keterangannya, Ever Kukuareyau juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim asistensi Bappeda yang telah menempuh perjalanan menuju Potowaiburu untuk mendampingi masyarakat.

Kepala Distrik Mimika Barat Jauh, Ever Kukuareyau saat memberikan sambutan dalam momen Musrenbang, Sabtu (28/2/2026). Foto: DOK DMBJ.
“Kami atas nama pemerintah Distrik Mimika Barat Jauh dan juga mewakili masyarakat lima kampung serta instansi yang ada di distrik, menyampaikan banyak terima kasih pada tim asistensi yang sudah bersedia hadir di Potowaiburu. Dan ini kali kedua Pak Kabid Pengendalian hadir dalam rangka musrenbang di DMBJ, artinya bahwa ada kesan tersendiri bagi mereka yang sudah pernah hadir di sini,” pungkasnya.



