Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 8 Jun 2025 15:51 WIT

Obet Rombruren Dukung Program MBG di Manokwari


Foto : Istimewa Perbesar

Foto : Istimewa

SASAGUPAPUA.COM, Timika – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) sosialisasikan program penguatan gizi di Hotel Srikandi, Distrik Ransiki, Manokwari Selatan pada Rabu, 4 Juni 2025.

Program MBG merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengatasi malnutrisi.

Inisiatif strategis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu hamil, guna mewujudkan generasi sehat dan bebas stunting di Indonesia.

Acara sosialisasi program MBG dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI Obet Rumbruren, Kepala Distrik Ransiki Hendrik, Staf Koordinator Promosi dan Edukasi Gizi Badan Gizi Nasional Mohamad Fadil Alchoiri, serta tokoh masyarakat setempat.

- Advertising -
- Advertising -

Anggota Komisi IX DPR RI Obet Rumbruren menegaskan komitmennya untuk mendukung program gizi ini dalam rangka mencerdaskan anak-anak Indonesia.

“Program ini krusial karena menyediakan makanan bergizi siap santap, sehingga masyarakat tak perlu repot menyiapkan sendiri. Makanan akan diantar langsung ke sekolah atau lokasi yang telah ditentukan,” Ucap Obet Rumbruren.

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam pengelolaan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Dapur SPPG) dan menjamin bahwa anggaran program akan tetap berada di masyarakat selama lima tahun.

Promosi dan Edukasi Gizi Badan Gizi Nasional Mohamad Fadil Alchoiri memaparkan secara rinci Program Gizi Nasional (PGN) yang bertujuan menurunkan angka stunting di Indonesia hingga di bawah 15%.

“Angka stunting di Indonesia masih sekitar 20%, dan target PGN adalah menurunkannya di bawah 15%,” ungkap Fadil.

Ia menjelaskan bahwa PGN fokus pada peningkatan sumber daya pangan, peran aktif koperasi dalam penyaluran bahan baku gizi, peningkatan sumber daya manusia daerah, dan pemerataan ekonomi.

Target penerima PGN meliputi anak PAUD/TK, SD, SMP, SMA, pesantren, serta ibu melahirkan dan balita. Saat ini, dua Dapur SPPG telah beroperasi di Manokwari Selatan, yaitu di Ransiki dan Oransbari, melayani rata-rata 7.000 penerima manfaat.

Dapur Sehat ini tidak hanya mengolah makanan bergizi, tetapi juga berkontribusi pada ekonomi sirkular daerah dengan merekrut pekerja lokal dan wajib menggunakan bahan baku lokal.

Menanggapi program MBG, Kepala Distrik Ransiki Hendrik menyampaikan apresiasi atas program ini dan berharap dapat menjadi perhatian serta masukan dari masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih atas program ini. Harapan kami, dua dapur yang saat ini tersedia dapat ditingkatkan menjadi satu dapur di setiap distrik agar pelaksanaannya lebih mudah dijangkau, terutama untuk sekolah-sekolah dan lokasi lainnya,” ujar Hendrik.

Ia juga menyoroti pentingnya pemerataan program di seluruh kampung di Distrik Ransiki dan berharap bantuan gizi ini dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Program “Makan Bergizi Gratis” merupakan instruksi langsung dari Presiden dan melibatkan seluruh lembaga pemerintah, termasuk DPR RI Komisi IX dan Kementerian Keuangan, untuk memastikan terlaksananya program yang terarah dan berkualitas.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bupati Intan Jaya: Masyarakat Sipil Tidak Boleh Jadi Target Konflik Bersenjata

19 Mei 2026 - 11:53 WIT

5 Poin Kesepakatan Strategis Forum Percepatan Pembangunan Tanah Papua

14 Mei 2026 - 14:42 WIT

Ojek Dogiyai Jadi Penggerak Ekonomi

7 Mei 2026 - 14:17 WIT

TPAKD Papua Tengah Fokus Perkuat Ekonomi Rakyat dan Akses Keuangan 2026

7 Mei 2026 - 11:14 WIT

Percepat Kualitas SDM, Pemprov Papua Tengah Resmi Mulai Program S1 RPL bagi Guru

28 April 2026 - 10:06 WIT

Pemprov Papua Tengah Gerak Cepat Tangani Korban Konflik Puncak dan Siapkan Bantuan Kemanusiaan

21 April 2026 - 13:36 WIT

Trending di Pemerintahan