Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 5 Nov 2025 08:15 WIT

Paket Pengerjaan Dapur MBG di Wilayah 3T Nabire, Hari ini Terakhir Pendaftaran: Kontraktor OAP Harus Ambil Bagian


Korwil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Nabire, Marsel Asyerem. Foto: Kristin Rejang/sasagupapua.com Perbesar

Korwil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Nabire, Marsel Asyerem. Foto: Kristin Rejang/sasagupapua.com

SASAGUPAPUA.COM, Nabire – Kontraktor Orang Asli Papua harus Ambil Bagian Dalam Paket Pekerjaan Pembangunan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Wilayah Pinggiran Kepulauan dan Pegunungan Nabire, Papua Tengah.

Hal ini ditegaskan oleh Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Daerah, Marsel Asyerem.

Dijelaskan BGN secara nasional akan membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur sehat di daerah Tertinggal, Terluar dan Terdepan (3T) di seluruh Indonesia.

Hal ini guna Percepatan Pemenuhan Gizi untuk anak-anak, ibu hamil dan ibu menyusui serta Balita di kampung-kampung yang terisolir.

- Advertising -
- Advertising -

Marsel menerangkan, Nabire, Papua Tengah juga masuk dalam agenda nasional tersebut sehingga sekitar satu Minggu kedepan kata dia di wilayah pinggiran akan dibangun SPPG oleh BGN.

“Dan untuk membangun dapur sehat titik lokasinya telah ditentukan oleh Satgas MBG Nabire,” terangnya kepada media ini Rabu (5/11/2025).

Sayangnya, sampai hari terakhir menjelang penutupan pendaftaran, kata Marsel, tak ada satupun kontraktor Orang Asli Papua (OAP) yang mendaftar.

“Kami menilai data mekanisme pendaftaran kontraktor tidak transparan sehingga kontraktor OAP tidak ada yang tau,” kata Marsel.

Marsel juga mengungkapkan, data kontraktor yang masuk semua Berasal dari Satu organisasi Yayasanis, dan Sukuis.

“Negara Hadirkan Paket pekerjaan pembagunan dapur untuk Orang Papua nikmati sehingga kami berharap para kontraktor OAP dapat ambil paket pekerjaan dapur,” tutupnya.

Dijelaskan persyaratan untuk mendaftar, melengkapi beberapa persyaratan seperti RAB, Calon Lokasi, RAB Bangunan dan perlengkapan, rencana kerja, dan timming pekerjaan, serta beberapa persyaratan lainnya sesuai aturan.

“Hari ini masih bisa mendaftar, persyaratannya bisa dikirim ke satgas MBG atau langsung dikumpulkan ke saya,” pungkasnya.

Berikan Komentar
penulis : Kristin Rejang
Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

”Gunakan Laptop Untuk Karya Ilmiah”- Cerita Pelajar Papua Tengah Usai Terima Laptop dari Gubernur

21 Januari 2026 - 22:59 WIT

Deinas Geley Ajak ASN Dorong Anak Cucunya Terjun ke Dunia Usaha: Anak Papua Harus Jadi Pemain Ekonomi

19 Januari 2026 - 14:07 WIT

Menakar Legitimasi Politik: Mengapa Otsus Aceh Mengikat, Sementara Papua Digugat?

18 Januari 2026 - 16:51 WIT

Kepala Distrik Mimika Barat Jauh Terima Aspirasi GMNI Mimika Soal Penolakan PT TAS Hingga Saran Pembangunan

16 Januari 2026 - 06:46 WIT

Distrik Mimika Barat Jauh Sepanjang 2025 – Wisata Air Terjun Hingga Kunjungan Kepala Daerah

10 Januari 2026 - 17:41 WIT

Indonesia Resmi Jabat Presiden Dewan HAM PBB 2026 – Apa Saja Tugasnya ?

9 Januari 2026 - 17:55 WIT

Trending di Luar Negeri