SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Memasuki masa Tri Hari Suci dan puncak perayaan Paskah tahun 2026, Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule, menyampaikan pesan mendalam bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayahnya.
Silwanus mengatakan momentum sakral ini bukan sekadar rutinitas perayaan keagamaan, melainkan waktu yang tepat untuk menilik kembali perjalanan spiritual setiap individu.
Dalam pernyataannya, dr. Silwanus Sumule menitikberatkan pada pentingnya perenungan atas makna pengorbanan yang menjadi inti dari hari raya tersebut. “Pertama, yang paling utama, mari semua orang merefleksikan diri. Arti Paskah, refleksi diri, kematian Tuhan, kebangkitan, semua harus duduk merenung apa yang Tuhan sudah buat. Itu dari sisi iman kita sebagai orang Kristen,” ungkap Silwanus.
Lebih lanjut, dari perspektif tata kelola kemasyarakatan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap agar suasana khidmat Paskah ini dapat memperkuat kohesi sosial dan stabilitas di daerah. Keamanan dan ketertiban menjadi variabel kunci yang diharapkan tetap terjaga, sehingga sukacita kebangkitan dapat dirasakan oleh seluruh warga tanpa rasa cemas.
Harapan besar tersebut disuarakan dr. Silwanus Sumule sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang harmonis di tengah keberagaman.
“Yang kedua dari sisi pemerintah juga harapan besar kita, ya. Kita menjaga keamanan, ketertiban di daerah kita, kita berdoa bersama-sama. Provinsi Papua menjadi berkat tidak hanya untuk kita, tetapi juga untuk tempat-tempat yang lain,” pungkasnya menutup imbauan tersebut.