SASAGUPAPUA.COM, NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah secara resmi membuka penyelenggaraan Kebaktian Budaya Bangsa (KBB) Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Aula Bethesda Nabire, Selasa (12/5/2026).
Acara ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan dua dekade pelayanan International Sion Kids Movement (ISKIM) di Tanah Papua.
Membuka kegiatan, Gubernur Papua Tengah yang diwakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Alanthino Wiay, menyampaikan apresiasi kepada Ketua Panitia, Frans Magai, beserta seluruh jajaran panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan KBB 2026 sekaligus merayakan HUT ISKIM ke-20.
Alanthino mengatakan, kegiatan Kebaktian Budaya Bangsa ini memiliki makna yang sangat mendalam. Selain menjadi wadah persekutuan umat percaya, kegiatan ini merupakan sarana strategis untuk mempererat persatuan, menanamkan nilai-nilai kasih, serta membangun kerukunan hidup bermasyarakat di Provinsi Papua Tengah.
“Saya meyakini bahwa pembinaan generasi muda melalui nilai-nilai rohani dan karakter yang baik adalah kunci untuk melahirkan generasi yang kuat, takut akan Tuhan, serta mencintai tanah Papua, “ujarnya dalam sambutan.
Lebih lanjut, Alanthino mengingatkan, Papua Tengah merupakan tanah yang diberkati dengan keberagaman suku, budaya, bahasa, dan adat istiadat. Keberagaman tersebut menuntut tanggung jawab bersama dari seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga persaudaraan dan perdamaian.
“Melalui KBB 2026, marilah kita terus membangun kehidupan yang harmonis berdasarkan nilai iman dan kasih kepada sesama, “Ucapnya.
Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Alanthino menyampaikan penghargaan kepada keluarga besar ISKIM.
Menurutnya, perjalanan selama dua puluh tahun bukanlah waktu yang singkat, melainkan bukti nyata dari kesetiaan pelayanan dan kepedulian terhadap generasi muda.
“Pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung setiap kegiatan keagamaan yang berdampak pada pembangunan karakter manusia demi terciptanya kehidupan yang aman dan sejahtera, “pungkasnya.