SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi menggelar rapat koordinasi bersama pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) dari delapan kabupaten se-Provinsi Papua Tengah. Pertemuan strategis ini berlangsung di Guest House Papua Tengah, Nabire, pada Senin (30/3/2026).
Rapat koordinasi tersebut difokuskan pada pemantapan persiapan kontingen Papua Tengah menyambut ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional yang akan dihelat di Manokwari, Papua Barat, pada Juni mendatang.
Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule menjelaskan, pemerintah memberikan atensi penuh terhadap kesiapan para delegasi.
“Pastilah ada dukungan. Jadi pertama hari ini kita melakukan rapat koordinasi LPPD, tujuannya persiapan kita menuju kegiatan Pesparawi Nasional 2026 di Manokwari Juni mendatang,” ujar dr. Silwanus Sumule kepada wartawan usai kegiatan.
Ia menambahkan sejauh ini progres latihan menunjukkan hasil yang sangat positif. “Tadi kita juga sudah dengar ada empat kategori yang mereka sudah menyanyi luar biasa, tinggal perlu kita tingkatkan lagi. Kemudian sebentar kita akan dengar masing-masing LPPD kabupaten itu akan menyampaikan kesiapan mereka sesudah makan siang nanti dilanjutkan dengan persiapan menuju ke Manokwari,” tambahnya.
Terkait bentuk dukungan konkret, dr. Silwanus memastikan bahwa pemerintah provinsi tidak hanya memberikan restu, tetapi juga bantuan moril dan materil demi kelancaran persiapan hingga hari pelaksanaan.
“Kita memfasilitasi, ada dukungan pembiayaan juga yang kita akan siapkan. Yang pasti LPPD kita, tim dari provinsi, lagi sementara mempersiapkan diri, akan ada beberapa kali lagi pemantauan,” tegasnya.
Komitmen pemantauan ini akan dilakukan secara langsung oleh jajaran pemerintah ke titik-titik pusat latihan para peserta di berbagai wilayah.
“Saya akan pantau peserta yang akan latihan di Nabire, di Mimika, dan di Puncak. Kalau ada kunjungan daerah kami bisa bertemu bersama-sama dengan mereka melihat kesiapan dari teman-teman semuanya,” jelas Sekda.
Menutup keterangannya, dr. Silwanus mengungkapkan partisipasi Papua Tengah dalam Pesparawi Nasional bukan sekadar mengejar prestasi, melainkan membawa misi spiritual dan persatuan. Ia berharap talenta-talenta muda Papua Tengah dapat memberikan yang terbaik bagi daerah dan Tuhan.
“Harapan pertama kita bicara harapan iman kita, nama Tuhan dipermuliakan. Itu yang paling utama. Yang kedua tadi saya bicara kita menjaga persatuan dan kesatuan. Adik-adik kita itu kita salurkan bakat mereka ya, untuk mereka bernyanyi mereka memberikan yang terbaik. Nama kita, nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga bisa muncul. Di sana banyak potensi-potensi yang kita bisa kembangkan, tapi dari semua ini yang paling utama apa? Nama Tuhan dipermuliakan,” tutupnya.