Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 24 Mar 2025 15:04 WIT

Reses DPRK, Yuliana Amisim: Ada Masyarakat di Kelurahan Kuala Kencana Butuh Sekolah dan RS


Anggota DPRK Mimika Fraksi PKB, Yuliana Amisim berfoto bersama masyarakat di Kelurahan Kuala Kencana RT 3 dan 4. (Foto: Istimewa) Perbesar

Anggota DPRK Mimika Fraksi PKB, Yuliana Amisim berfoto bersama masyarakat di Kelurahan Kuala Kencana RT 3 dan 4. (Foto: Istimewa)

SASAGUPAPUA.COM, TIMIKA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) dari Dapil V, Fraksi PKB, Yuliana Amisim melaksanakan reses tahap pertama.

Reses tersebut dilaksanakan selama tiga hari yaitu 20-22 Maret 2024. Yuliana melakukan reses di tiga tempat yaitu Kelurahan Kuala Kencana, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika RT 3 dan RT 4, serta di Kampung Karya Kencana, Mile 32, Jalan Agimuga.

“Semua aspirasi sudah saya tampung, yang sangat memprihatinkan di Distrik Kuala Kencana, (Kelurahan Kuala Kencana RT 3 dan 4) baru pertama kali mereka didatangi oleh seorang anggota dewan,” kata Yuliana Amisim.

Ia mengatakan banyak kendala dimana banyak yang berpikir Kelurahan Kuala Kencana adalah daerah Freeport sehingga fasilitas diberikan oleh Freeport. Dimana untuk wilayah RT 3 dan 4 adalah wilayah yang ditinggali oleh pensiunan karyawan Freeport dan keluarga.

- Advertising -
- Advertising -

“Tetapi tidak, sepertinya mereka itu sangat membutuhkan sentuhan dari pemerintah,” ungkapnya.

Dikatakan, disana masyarakat membutuhkan rumah sakit dan sekolah, sebab mereka tidak lagi bisa mendapatkan fasilitas dari Freeport.

“Mereka sangat membutuhkan rumah sakit dan sekolah, kebetulan daerah mereka sangat jauh dari kota belum lagi ditambah dengan karyawan yang sudah pensiunan dan mungkin ekonomi mereka tidak mampu dimana tiap hari harus menghadapi cuaca yang di Mimika yang tidak menentu, anak-anak sekolah sering terlambat,” ujarnya.

“Begitupun masyarakat yang mungkin ekonominya tidak banyak dan terbatas masih lagi mereka pinjam uang sehingga mereka membutuhkan sekali bantuan dari pemerintah,” katanya.

Yuliana mengatakan di daerah tersebut ada Kantor Kelurahan Kuala Kencana yang merupakan perpanjangan tangan dari Pemerintah Kabupaten Mimika (Pemkab).

Ia juga memahami tanah di Kuala Kencana merupakan milik perusahaan, namun baginya di wilayah tersebut ada Kantor kelurahan milik pemerintah sehingga harus memikirkan masyarakat yang membutuhkan.

“Di Kuala Kencana juga kan lahannya begitu besar, kenapa pemerintah tidak membeli saja lahan dari Freeport supaya bisa membangun rumah sakit dan sekolah sementara masyarakat sangat membutuhkan, yang tinggal di RT 3 dan 4 sudah tidak dapat fasilitas, hanya RT 1 dan 2 saja yang dapat,” ucapnya.

Ia berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih untuk memberikan solusi yang baik kepada OPD agar bisa mengambil data jelas.

“Dimana masyarakat yang membutuhkan, harus dibantu,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan untuk wilayah Jalan Agimuga, masyarakat menyampaikan aspirasi terkait drainase. Dimana di wilayah tersebut sering terjadi banjir karena drainase belum ada.

“Jadi biasa hujan, air sering masuk ke rumah warga, jalan juga tinggi dan rumah dibawah, pastinya air bisa masuk,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menerima aspirasi dari mama-mama yang membutuhkan bantuan koperasi.

“Mereka membutuhkan bantuan koperasi untuk membuat usaha kios atau toko untuk mama-mama yang mau buka bisnis,” jelasnya.

Berikan Komentar
penulis : Kristin Rejang
Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah: Indeks Demokrasi Di Papua Tengah Harus Substantif 

25 Februari 2026 - 15:10 WIT

Foto bersama saat pembukaan Focus Group Discussio (FGD) Indeks Demokrasi Indonesia (IDI). Foto: Edwin Rumanasen/sasagupapua

John Gobai Kritik Soal Kontrak Baru Freeport: Tanpa Restu Papua Tengah?

24 Februari 2026 - 13:12 WIT

Senin Gubernur Papua Tengah Utus Tim Harmonisasi Tiga Kabupaten Selesaikan Konflik Kapiraya

21 Februari 2026 - 09:17 WIT

Talkshow Setahun MEGE: Menakar Dampak Program 1.000 Motor dan Jaminan Sosial Hamba Tuhan

21 Februari 2026 - 08:29 WIT

Terobosan Berani Papua Tengah: Transformasi Kesehatan dari Akar Rumput hingga Bayi Tabung

20 Februari 2026 - 16:31 WIT

Syukur Satu Tahun Kepemimpinan MEGE Diawali dengan Ibadah – Lima Poin Mengapa Tidak Boleh Lupa Tuhan ?

20 Februari 2026 - 09:17 WIT

Trending di Agama