SASAGUPAPUA.COM, DOGIYAI – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dogiyai resmi menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Biak, terhitung mulai 1 September 2026. Keterangan tersebut disampaikan langsung oleh Direktur RSUD Kabupaten Dogiyai, dr. Maria Klara Giyai, M.Kes.,. Pada Kamis (3/9/2026) di Kabupaten Dogiyai.
Dr. Maria menjelaskan, Kerja sama ini bertujuan untuk memperluas akses dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Dogiyai, khususnya bagi para peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
“Melalui kemitraan ini, masyarakat yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dapat memperoleh manfaat pelayanan kesehatan di RSUD Dogiyai sesuai dengan ketentuan yang berlaku, baik yang sudah maupun belum terdaftar, dapat mengakses layanan kesehatan secara mudah cukup dengan menunjukkan identitas resmi, seperti KTP atau Kartu Keluarga (KK), “Jelas dr.Maria.
Meski demikian, dr. Maria mengingatkan masyarakat untuk selalu menggunakan identitas diri milik sendiri dan tidak meminjam data identitas keluarga atau teman saat berobat.
“Saya mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar berobat menggunakan identitas diri yang benar. Jangan meminjam identitas milik keluarga atau teman, karena hal tersebut justru akan merugikan pasien sendiri,” tegasnya.
Ia menambahkan, pihak RSUD berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang optimal demi memberikan kepastian akses kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Saya berharap masyarakat dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan di RSUD Dogiyai dengan baik. Kami terus berupaya memberikan layanan terbaik, mulai dari rawat inap, persalinan, pemeriksaan kehamilan dan pasca-persalinan, hingga layanan poliklinik,” ujar dr. Maria.
Lebih lanjut, ia menekankan, peningkatan kualitas layanan kesehatan memerlukan sinergi dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, BPJS Kesehatan, hingga masyarakat itu sendiri.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Biak Numfor, dr. Dicky Permana Putra, menyampaikan harapannya agar kerja sama yang terjalin dengan RSUD Dogiyai dapat menjadi langkah positif dalam memperkuat pelayanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional di Kabupaten Dogiyai. Jumlah peserta JKN saat ini 116.024 jiwa yang terdiri dari 108.012 OAP dan 8.012 non OAP.
”Dengan adanya kerjasama ini, sudah 16 Fasilitas Pelayanan Kesehatan yang dapat diakses, terdiri dari 15 Puskesmas dan 1 RS Pratama Dogiyai. Semoga dapat meningkatkan mutu dan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Dogiyai, dan pastinya masyarakat Dogiyai tidak perlu jauh lagi untuk mendapatkan layanan rawat inap dan jalan tingkat pertama”ungkapnya.
Melalui sinergi ini, diharapkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Dogiyai dapat menjadi semakin mudah diakses, terjangkau, serta berjalan sesuai aturan yang berlaku.