Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 5 Agu 2025 02:51 WIT

Salurkan Bantuan Pangan Bergizi: Wujud Kontribusi Pemda Nabire tekan Stunting


Foto: Ist Perbesar

Foto: Ist

SASAGUPAPUA.COM, NABIRE – Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Ketahanan Pangan resmi meluncurkan Penyaluran Bantuan Pangan untuk Intervensi Stunting Tahun 2025,

Penyaluran bantuan ini dilakukan pada Senin,(4/8/2025) di Puskesmas Sanoba, Distrik Nabire.

Wakil Bupati Nabire, H.Burhannudin Pawennari yang memimpin langsung kegiatan mengatakan, pentingnya kerja kolaboratif lintas sektor dalam mensukseskan program ini seperti Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, para kepala Puskesmas, serta dinas terkait lainnya dan semua pihak yang terlibat berkontribusi.

“Permasalahan stunting bukan hanya kegagalan tumbuh, tetapi menyangkut masa depan generasi. Kita harus bergerak bersama  pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat untuk memastikan setiap anak di Nabire bisa tumbuh sehat dan optimal serta kita kawal bersama program ini agar bantuan pangan bergizi yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan berdampak nyata, “Jelasnya.

- Advertising -
- Advertising -

Dalam laporannya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Yasor Viktor Sawo, SP, M.Si, menjelaskan bahwa program ini bersumber dari Dana Otsus dan bertujuan untuk menurunkan angka stunting melalui penyediaan bantuan pangan bergizi.

“Sasaran utama adalah keluarga berisiko stunting, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak usia dini. Bantuan pangan ini didistribusikan melalui 14 Puskesmas yang tersebar di empat distrik, yakni Nabire, Nabire Barat, Wanggar, dan Teluk Kimi,” jelasnya.

Ia menambahkan, dasar hukum pelaksanaan program ini adalah Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting serta keputusan Bupati Nabire terkait pembentukan tim percepatan penanganan stunting.

Meski cakupan saat ini masih terbatas, Yasor menyampaikan komitmen pihaknya untuk memperluas intervensi di tahun-tahun mendatang.

“Kami berharap bantuan ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi benar-benar mampu meningkatkan status gizi dan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak Nabire,” ungkapnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis, doa bersama, serta ramah tamah.

Berikan Komentar
penulis : Edwin Rumanasen
Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah: Indeks Demokrasi Di Papua Tengah Harus Substantif 

25 Februari 2026 - 15:10 WIT

Foto bersama saat pembukaan Focus Group Discussio (FGD) Indeks Demokrasi Indonesia (IDI). Foto: Edwin Rumanasen/sasagupapua

John Gobai Kritik Soal Kontrak Baru Freeport: Tanpa Restu Papua Tengah?

24 Februari 2026 - 13:12 WIT

Senin Gubernur Papua Tengah Utus Tim Harmonisasi Tiga Kabupaten Selesaikan Konflik Kapiraya

21 Februari 2026 - 09:17 WIT

Talkshow Setahun MEGE: Menakar Dampak Program 1.000 Motor dan Jaminan Sosial Hamba Tuhan

21 Februari 2026 - 08:29 WIT

Terobosan Berani Papua Tengah: Transformasi Kesehatan dari Akar Rumput hingga Bayi Tabung

20 Februari 2026 - 16:31 WIT

Syukur Satu Tahun Kepemimpinan MEGE Diawali dengan Ibadah – Lima Poin Mengapa Tidak Boleh Lupa Tuhan ?

20 Februari 2026 - 09:17 WIT

Trending di Agama