Site icon sasagupapua.com

Seminar Nasional Keluarga Katolik Terbesar Akan Dilaksanakan di Nabire Hadirkan Romo Eko Wahyu, OSC

Romo Constantinus Eko Wahyu, OSC. Foto: Ist

SASAGUPAPUA.COM, Nabire  – Menghadapi tantangan berat era disrupsi digital, Kongregasi Dina Santo Yoseph bersama Dekenat Teluk Cenderawasih Papua Tengah, Keuskupan Timika, bersiap mengukir sejarah dengan menyelenggarakan Seminar Nasional Keluarga Katolik pertama dan terbesar di Nabire.

Acara yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 8 April 2026, di Auditorium St. Yusuf KSK ini bertujuan menjadi kompas bagi keluarga Papua dalam menjaga martabat dan iman Kristiani di tengah derasnya perubahan zaman.

Ketua Panitia Pelaksana, dr. Agus, M.Kes, CH.Med, CHt, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan upaya strategis untuk memperkuat fondasi masyarakat terkecil, yaitu keluarga.

“Kami merancang kegiatan ini sebagai ruang refleksi dan dialog bagi keluarga Katolik Papua agar mereka mampu menyiapkan masa depan generasi muda yang bijak dan bertanggung jawab tanpa kehilangan jati diri di tengah arus teknologi,” ujarnya dalam rilis yang diterima media ini.

Seminar yang mengusung tema “Keluarga Katolik Papua: Meneguhkan Iman, Menjaga Martabat, dan Menyiapkan Masa Depan Generasi di Era Disrupsi Digital” ini akan menghadirkan tokoh nasional sekaligus pakar pastoral keluarga, Romo Constantinus Eko Wahyu, OSC.

Kehadiran Romo Eko diharapkan mampu memberikan solusi praktis dan spiritualitas yang mendalam bagi para orang tua dan kaum muda dalam menavigasi tantangan sosial yang kian kompleks.

Selain sebagai sarana edukasi, seminar ini mengemban misi kemanusiaan dan pengembangan sarana rohani di tanah Papua.

Seluruh hasil kegiatan akan dialokasikan untuk mendukung pembangunan fisik karya Gereja, yang meliputi Rumah Bina Sosial, Rumah Retret atau Rumah Khalwat, serta pembangunan Susteran atau Rumah Biara.

Melalui gerakan ini, panitia berharap keterlibatan aktif umat dapat sekaligus memperluas jangkauan pelayanan sosial Gereja di masa depan.

Antusiasme masyarakat diprediksi akan sangat tinggi, mengingat panitia memberlakukan sistem tiket progresif yang dimulai sejak Februari 2026.

Harga tiket akan terus meningkat hingga penutupan pendaftaran pada 30 Maret 2026, atau lebih awal jika kuota telah terpenuhi.

Menariknya, para peserta juga berkesempatan membawa pulang hadiah undian berupa satu unit sepeda motor sebagai hadiah utama serta berbagai hadiah hiburan menarik lainnya.

Acara yang akan berlangsung mulai pukul 08.45 WIT ini akan ditutup dengan Perayaan Ekaristi sebagai puncak syukur dan penguatan iman bersama.

Bagi umat yang ingin berpartisipasi, pendaftaran dapat dilakukan melalui narahubung Yohan di 0811 4834 544 atau Alex M di 0812 4807 777 untuk memastikan tempat dalam momentum bersejarah bagi umat Katolik di Papua Tengah ini.

Berikut harga Penjualan tiket :

Februari 2026

Reguler: Rp250.000

Gold : Rp3.000.000

1–23 Maret 2026

Reguler: Rp350.000

Gold. : Rp4.000.000

24–29 Maret 2026

Reguler: Rp500.000

Gold. : Rp5.000.000

30 Maret 2026 : Penjualan tiket ditutup

Berikan Komentar
Exit mobile version