Menu ✖

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 27 Okt 2024 14:15 WIT

Siap Edarkan Ganja 9,6 Kilogram, Seorang Perempuan di Jayapura di Tangkap Polisi 


					Siap Edarkan Ganja 9,6 Kilogram, Seorang Perempuan di Jayapura di Tangkap Polisi  Perbesar

SASAGUPAPUA.COM, JAYAPURA – Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota berhasil ungkap narkotika golongan I jenis Ganja dengan total barang bukti sebanyak 9,6 Kg, seorang perempuan paruh baya berinisial BK (56) diamankan.

Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si didampingi Wakapolresta AKBP Deni Herdiana, S.E., S.H., M.M., M.H, Kasat Resnarkoba AKP Febry V. Pardede, S.T.K., S.I.K dan Kasi Humas AKP Muhammad Anwar saat menggelar konferensi pers kepada awak media bertempat di Mapolresta Jayapura Kota, Jumat (25/10) pagi.

Dalam rilis yang diterima media ini, Kapolresta Victor Mackbon mengatakan, BK bersama barang bukti daun ganja kering siap edar seberat 9,6 Kilogram tersebut diamankan diseputaran Hamadi Tanjung Distrik Jayapura Selatan pada Kamis (24/10/2024) malam sekira Pukul 22.30 WIT.

“Jadi berawal saat tim opsnal satuan resnarkoba mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya lokasi penyimpanan ganja di lokasi kejadian, merespon informasi yang ada tim langsung turun ke TKP dan melakukan penggeledahan terhadap satu rumah yang dicurigai hingga mendapati barang bukti ganja yang sebanyak 5 karung dalam keadaan di plakban, selanjutnya BK selaku pemilik rumah turut diamankan bersama barang haram tersebut ke Mapolresta Jayapura Kota,” ungkap Kapolresta.

- Advertising -
- Advertising -

Lebih lanjut kata Kapolresta, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, diduga ada keterlibatan pelaku lainnya yang tidak lain adalah anak mantu dari BK yakni FF yang kini buron.

“Untuk motifnya diketahui bahwa barang haram tersebut akan diedarkan di luar Kota Jayapura dan sudah sering dilakukan, namun BK masih tertutup dan belum berbicara banyak terkait itu,” tambahnya.

“Penyidik tentunya akan lebih mengembangkan keterangan BK melalui pemeriksaan lebih intensif, sementara FF akan dilakukan pencarian oleh tim opsnal terkait keberadaannya kini,” tegas KBP Victor Mackbon.

Kapolresta Victor Mackbon juga menambahkan, BK akan dijerat oleh Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika tepatnya pada Pasal 111 Ayat (2) dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 Tahun.

 

 

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kapolda Papua Tengah Edukasi Pelajar Nabire Soal Bahaya Narkoba

19 Oktober 2026 - 13:31 WIT

Masyarakat Adat Suku Moi Palang Pabrik Sawit PT IKSJ, Buntut Penggusuran Makam Leluhur

13 Oktober 2026 - 18:39 WIT

LBH Papua Merauke dan Keluarga Korban Adukan Dugaan Pelanggaran HAM Oknum Anggota Polres Merauke ke Majelis Rakyat Papua Selatan

17 September 2026 - 00:21 WIT

Soroti Nasib Pengungsi dan Kriminalisasi Fisik, Mahasiswa Yahukimo Beri Warning ke Pemda

11 September 2026 - 14:18 WIT

Koalisi HAM Minta TNI AU Hentikan Penggusuran Lahan Adat dan Usut Dugaan Pelanggaran HAM di Biak

4 September 2026 - 11:37 WIT

Kondisi 3 Korban Penembakan Maybrat Membaik, Hasil Visum Resmi Diserahkan ke Polres

19 Agustus 2026 - 00:51 WIT

Trending di Hukum Kriminal