SASAGUPAPUA.COM, JAYAPURA – Persipura Jayapura resmi memulai persiapan untuk mengarungi kompetisi musim 2026/2027. Selain fokus membangun kedalaman tim, klub berjuluk Mutiara Hitam ini juga mulai bergerak aktif di bursa transfer pemain asing serta pemenuhan regulasi pemain muda.
Pelatih kepala Persipura, Alfredo Vera, mengungkapkan bahwa pihak manajemen telah berhasil mengamankan satu amunisi asing baru untuk memperkuat lini tengah tim.
“Kami sudah memiliki satu pemain asing asal Argentina yang siap bergabung. Dia berposisi sebagai gelandang dan ini akan menjadi pengalaman pertamanya bermain di Indonesia. Selain itu, masih ada satu pemain asing lagi yang saat ini sedang dalam proses negosiasi,” terang Alfredo.
Fokus Regulasi Pemain U-21
Selain perburuan pemain asing, fokus utama Persipura selama masa pra-musim ini adalah memenuhi regulasi ketat terkait pemain muda. Berbeda dari musim lalu, aturan terbaru mewajibkan setiap tim memainkan setidaknya dua pemain U-21 secara penuh sepanjang pertandingan.
“Musim ini berbeda dengan musim sebelumnya. Regulasi mengharuskan setiap tim memainkan dua pemain U-21 selama 90 menit penuh. Karena itu, fokus kami dalam masa persiapan adalah mencari dan mempersiapkan pemain-pemain U-21 yang memiliki kualitas untuk memenuhi kebutuhan tim,” jelasnya.
Target Skuad dan Agenda Training Camp
Secara keseluruhan, Alfredo menargetkan untuk memiliki sekitar 30 pemain dalam skuad final yang akan menjadi kekuatan utama Persipura musim ini, untuk mematangkan komposisi tersebut, Persipura telah menyusun tahapan pemusatan latihan (training camp).
Yangmana tahapan awal adalah latihan rutin di Jayapura hingga 4 Agustus 2026, kemudian tahapan lanjutan adalah Bertolak ke Boyolali, Jawa Tengah, untuk melanjutkan training camp terpadu.
“Kami akan berlatih di Jayapura sampai 4 Agustus. Setelah itu, tim akan berangkat ke Boyolali untuk melanjutkan training camp sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi,” tutup Alfredo Vera.
Sesi latihan perdana ini menjadi langkah awal Persipura Jayapura dalam membangun skuad yang solid—memadukan pengalaman para pemain senior, potensi talenta muda U-21, serta wajah-wajah baru yang diharapkan mampu membawa tim kembali bersaing di papan atas sepak bola Indonesia.







