Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 17 Sep 2025 12:13 WIT

Tepis Kabar Hoax, Bupati Intan Jaya Minta Masyarakat Jangan Terprovokasi


Bupati Intan Jaya, Aner Maisini. (Foto: Sasagupapua.com) Perbesar

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini. (Foto: Sasagupapua.com)

SASAGUPAPUA.COM, NABIRE – Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, meluruskan berbagai isu yang beredar di masyarakat terkait kepemimpinannya.

Ia menegaskan bahwa informasi yang menuding dirinya terlibat dalam sejumlah kebijakan strategis, termasuk soal Blok Wabu maupun pembukaan pos TNI, adalah hoaks dan bentuk provokasi yang merugikan masyarakat.

“Jangan sampai masyarakat terprovokasi. Itu semua pembohongan publik. Ada oknum-oknum yang tidak senang melihat pembangunan di Intan Jaya berjalan, sehingga mereka sengaja membuat isu untuk mengganggu,” kata Bupati Intan Jaya, Aner Maisini di kediamannya, Senin (15/9/2025).

Bupati menekankan bahwa sejak awal masa jabatannya, fokus pemerintah daerah adalah pelayanan dasar, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, dan pembangunan infrastruktur. Ia menilai, setelah satu dekade daerahnya menjadi korban konflik dan keterlambatan pembangunan, masyarakat kini mulai merasakan perubahan nyata.

- Advertising -
- Advertising -

“Puji Tuhan, tujuh bulan terakhir ini Intan Jaya kondusif tanpa gangguan keamanan. Itu berkat kerja sama semua pihak, baik pemerintah, tokoh gereja, TNI-Polri, maupun masyarakat sendiri,” jelas Maisini.

Terkait penghargaan pelayanan publik dan keterbukaan informasi yang baru-baru ini ia terima dari Kompas TV, Aner menegaskan bahwa hal tersebut merupakan hasil penilaian independen, bukan karena kepentingan politik maupun kelompok tertentu.

“ Itu murni hasil kerja nyata pemerintah daerah yang bisa dilihat publik, baik di Papua maupun seluruh Indonesia,” ujar Bupati Intan Jaya.

Lebih jauh, Bupati menegaskan dirinya tidak pernah terlibat dalam urusan Blok Wabu maupun pembukaan pos TNI. Menurutnya, urusan keamanan, fiskal, politik luar negeri, dan agama bukan merupakan kewenangan pemerintah daerah.

“Saya justru menolak Blok Wabu karena kita harus siapkan sumber daya manusia yang kuat terlebih dahulu sebelum bicara soal tambang. Jadi jangan percaya isu-isu yang berkembang,” tegasnya.

Aner memastikan, pihaknya akan mengambil langkah hukum terhadap penyebar hoaks yang meresahkan.

“Oknum-oknum ini jelas merusak tatanan kehidupan masyarakat dan menghambat pembangunan. Karena itu saya akan laporkan agar diproses sesuai hukum,” pungkas Bupati Intan Jaya, Aner Maisini.

Berikan Komentar
penulis : Kristin Rejang
Artikel ini telah dibaca 98 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah: Indeks Demokrasi Di Papua Tengah Harus Substantif 

25 Februari 2026 - 15:10 WIT

Foto bersama saat pembukaan Focus Group Discussio (FGD) Indeks Demokrasi Indonesia (IDI). Foto: Edwin Rumanasen/sasagupapua

John Gobai Kritik Soal Kontrak Baru Freeport: Tanpa Restu Papua Tengah?

24 Februari 2026 - 13:12 WIT

Senin Gubernur Papua Tengah Utus Tim Harmonisasi Tiga Kabupaten Selesaikan Konflik Kapiraya

21 Februari 2026 - 09:17 WIT

Talkshow Setahun MEGE: Menakar Dampak Program 1.000 Motor dan Jaminan Sosial Hamba Tuhan

21 Februari 2026 - 08:29 WIT

Terobosan Berani Papua Tengah: Transformasi Kesehatan dari Akar Rumput hingga Bayi Tabung

20 Februari 2026 - 16:31 WIT

Syukur Satu Tahun Kepemimpinan MEGE Diawali dengan Ibadah – Lima Poin Mengapa Tidak Boleh Lupa Tuhan ?

20 Februari 2026 - 09:17 WIT

Trending di Agama