Site icon sasagupapua.com

Yorianus Wakerkwa Salurkan Bantuan dan Serukan Perlindungan Warga Sipil di Distrik Omukia

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Puncak, Yorianus Wakerkwa, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Distrik Omukia. (Foto: istimewa)

SASAGUPAPUA.COM, Puncak – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Puncak, Yorianus Wakerkwa, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Distrik Omukia yang sedang mengungsi pada Sabtu, (25/4/2026).

Bantuan berupa paket sembako dan uang tunai diserahkan langsung di dua titik pengungsian, yaitu Gereja Kuleme dan Amungaru, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak situasi keamanan.

Dalam penyaluran tersebut, Yorianus Wakerkwa mengatakan bantuan ini merupakan kewajibannya sebagai penyambung lidah rakyat.

“Saya berdiri di sini karena masyarakat dan saya dipilih oleh masyarakat, sehingga saya merasa sangat prihatin melihat kondisi warga saya. Saat ini masyarakat Distrik Omukia harus berpindah ke titik pengungsian di Gereja Kuleme dan Amungaru, oleh sebab itu saya membantu kedua titik pengungsi ini dengan uang tunai Rp10 juta serta tambahan sembako untuk mencukupi kebutuhan mereka,” ujar Yorianus.

Yorianus juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap warga sipil yang terjepit di tengah konflik bersenjata. Ia menegaskan rakyat sipil tidak boleh menjadi korban dalam pertikaian yang terjadi.

“Dalam situasi pengungsian ini, saya tidak mau ada masyarakat yang menjadi korban sia-sia karena mereka adalah rakyat sipil biasa. Kami sebagai DPRD memiliki kewajiban untuk melindungi rakyat agar situasi tetap kondusif,” tegasnya.

Terkait aktivitas militer di wilayah tersebut, Yorianus menyampaikan pesan terbuka kepada pihak TNI, Polri, maupun TPNPB-OPM agar tetap menahan diri dan menghormati keberadaan warga sipil. “Saya berharap kepada pihak TNI dan Polri agar melakukan operasi secara profesional dan mohon menahan diri, jangan mengganggu situasi secara paksa. Saya juga menyampaikan kepada pihak TPNPB-OPM agar mohon menahan diri di tempat sehingga tidak ada lagi korban di pihak masyarakat sipil. Itu adalah harapan besar kami sebagai wakil dari masyarakat kecil,” tambahnya.

Yorianus mengusulkan agar zona kontak senjata dijauhkan dari pemukiman penduduk guna menghindari jatuhnya korban jiwa dari pihak yang tidak terlibat. “Jika terjadi kontak tembak antara TNI-Polri melawan TPNPB, silakan membuka lapangan perang terbuka atau menentukan radius operasi militer yang jauh dari warga, supaya tidak ada lagi korban jiwa di masyarakat setempat. Kami juga terus berkoordinasi dengan kedua belah pihak yang saat ini sedang saling serang,” jelas Yorianus.

Ia juga menekankan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah menjamin keamanan dan keselamatan setiap nyawa penduduk di Kabupaten Puncak. “Menjaga kenyamanan dan keamanan sangatlah penting demi melindungi masyarakat agar tetap aman dan kondusif. Sebagai pemerintah, kami berharap tidak ada lagi korban jiwa dari warga sipil. Inilah fungsi kontrol kami di lembaga DPR, di mana kami akan tetap berkoordinasi dengan pihak keamanan TNI dan Polri supaya terus menjaga masyarakat kami,” pungkasnya.

Berikan Komentar
Exit mobile version