SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Tokoh Intelektual Papua Tengah Asal Kabupaten Intan Jaya, Yosua Tipagau, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kunjungan kerja Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, ke Kabupaten Intan Jaya yang berlangsung selama dua hari, Selasa (15/9/2026) hingga Rabu (16/9/2026).
Kunjungan tersebut dinilai menjadi bukti nyata kepedulian seorang pemimpin yang hadir langsung di tengah masyarakat.
Dalam kunjungan kerja ketiganya ini, Gubernur Meki Nawipa tidak hanya menyambangi ibu kota Sugapa, tetapi juga turun ke tingkat distrik, seperti Distrik Hitadipa. Meski agenda kunjungan ke Distrik Wandai sempat terhalang cuaca, Gubernur tetap menerima aspirasi masyarakat setempat melalui perwakilan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan anggota DPR yang diantarkan langsung oleh Yosua.
“Saya menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Papua Tengah yang mana sesuai dengan janji kampanye, beliau telah melaksanakan kunjungan kerja yang ketiga. Kemarin direncanakan turun di Distrik Wandai, tetapi karena cuaca dan hal lain, beliau tidak sempat hadir di atas. Namun, puji Tuhan, beliau sudah menerima aspirasi masyarakat dari distrik yang belum sempat beliau kunjungi,” ujar Yosua Tipagau saat diwawancarai di Nabire, Kamis (17/9/2026).
Sebagai putra asli Intan Jaya, Yosua menilai agenda Gubernur untuk turun ke Intan Jaya merupakan hal yang sangat luar biasa. Langkah ini membuktikan keseriusan Gubernur dalam meletakkan fondasi pembangunan di provinsi baru tersebut.
“Bapak Gubernur ini sangat luar biasa. dari hati kecil beliau sungguh-sungguh bekerja serius demi masyarakat yang membutuhkan sosok pemimpin atau sosok bapak. Kehadiran beliau seperti obat bagi masyarakat. Seorang gubernur biasanya cukup tinggal di provinsi dan meminta laporan dari bupati, tetapi beliau beda. Beliau turun langsung sampai ke distrik untuk menyaksikan sendiri kondisi masyarakat,” ungkap Yosua.
Selain menyerap aspirasi, kunjungan ini juga membawa angin segar bagi pembangunan di Intan Jaya. Berbagai program unggulan telah dan akan segera direalisasikan, mulai dari penguatan SDM melalui sekolah berpola asrama dan program Sekolah Sepanjang Hari, pembangunan jalan trans, hingga penyediaan sarana listrik, dan akan mendesain pembangunan Intan Jaya yang lebih maju.
Menurut Yosua,saat ini infrastruktur mesin listrik bahkan sudah tiba di lokasi dan akan segera beroperasi dalam waktu dekat.
Yosua menambahkan, masyarakat Intan Jaya yang selama ini merasa terisolir kini dapat merasakan secara langsung sentuhan pembangunan dari pemerintah provinsi.
Kunjungan langsung ini juga membuktikan kondisi faktual di lapangan sekaligus melihat lebih dekat terkait kondisi Intan Jaya.
“Dahulu kami termasuk kabupaten yang terisolir dan belum pernah merasakan program dari pemerintah provinsi. Sekarang kami sangat bersyukur karena bisa merasakan langsung sentuhan dari Provinsi Papua Tengah. Beliau memastikan langsung apakah isu di luar itu fakta atau hoaks, lalu menyerap aspirasi dan menurunkan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat,” jelasnya.
Untuk itu, Yosua mengajak seluruh elemen masyarakat Intan Jaya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dan provinsi dalam mengawal serta memanfaatkan seluruh program pembangunan yang ada.
“Harapan saya sebagai intelektual, masyarakat Intan Jaya harus menyambut dan mengawal dengan baik program-program dari Bapak Gubernur maupun program dari bupati yang saling bersinkronisasi. Mari kita bekerja sama mengawal pembangunannya agar apa yang diharapkan masyarakat dapat terwujud dan membawa kebahagiaan bagi kita semua,” tutup Yosua.