SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Deru pedal dan sorak-sorai penonton memadati arena balap sepeda dalam ajang bergengsi bertajuk “Seri II KKB Relingket x Manggundi” yang digelar di Nabire, 13-15 Februari 2026.
Kejuaraan yang didukung oleh DPD KNPI Papua Tengah dan beberapa sponsor lainnya ini menjadi panggung unjuk gigi bagi ratusan talenta muda yang bermimpi menjadi atlet profesional.
Salah satu bintang yang bersinar dalam ajang ini adalah Raffa Hendrik, siswa kelas 2 SD yang tampil dominan di lintasan. Dengan penuh percaya diri, Raffa menceritakan bahwa keikutsertaannya merupakan kemauannya sendiri setelah mendengar informasi lomba tersebut.
“Saya mendaftar karena saya yang meminta kepada mama setelah mendengar informasi mengenai lomba ini. Pada perlombaan kali ini, saya mengikuti dua kategori sekaligus, yaitu kelas satu dua dan kelas tiga empat. Dari kedua kategori tersebut, saya berhasil meraih juara pertama di kelas satu dua serta juara pertama di kelas tiga empat. Saya memang sangat hobi bermain sepeda, namun cita-cita saya sebenarnya adalah menjadi seorang pembalap motor,” katanya.
Ia mengungkapkan perasaan senangnya mengikuti ajang perlombaan sepeda tersebut.
“Perasaan saya sangat senang mengikuti lomba ini karena saya bisa menunjukkan bakat yang saya miliki,” ujar Raffa dengan rona bahagia setelah meraih podium ganda.
Semangat serupa juga ditunjukkan oleh Nowela Priscilla Agustina Yoweni, pembalap putri kelas 6 SD yang akrab disapa Nowela.
Baginya, lintasan balap adalah tempat untuk membuktikan kemampuan anak perempuan di dunia olahraga.
“Saya ikut di kelas bagian perempuan, kelas putri. Saya ingin kasih tunjuk bahwa saya punya bakat di balap sepeda juga ada. Saya punya pendapat, balap ini cukup seru dan kita anak-anak bisa kasih tunjuk kita punya bakat, terus bagus deh. Hobi saya memang main sepeda di kompleks, tapi cita-cita saya ingin jadi Polwan,” katanya.
Ia juga mengucapkan rasa terimakasihnya kepada para sponsor khususnya kepada KNPI Papua Tengah yang mendukung penuh semangat generasi Papua Tengah.
“Saya mewakili tim sepeda atas nama Nowela mengucapkan banyak terima kasih buat sponsor dari KNPI,” kata Nowela.
Ketua Panitia, Kristian Alexander Rumayomi, mengaku sangat terkejut sekaligus bangga melihat antusiasme peserta yang mencapai 232 pembalap dari berbagai jenjang pendidikan.
“Sangat luar biasa di hari pertama ini. Sebagai ketua panitia, saya sangat senang melihat antusias dari para masyarakat yang menikmati pertandingan kejuaraan balap sepeda. Kami membuka pendaftaran dan pendaftar berjumlah 232 pembalap, mulai dari tingkat TK, SD, SMP, bahkan SMA,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan rasa terimakasihnya kepada KNPI Papua Tengah merupakan organisasi kepemudaan dimana telah memiliki kepedulian untuk mendukung generasi muda di Papua Tengah.

Ketua KNPI Papua Tengah, Yustinus Tebai saat memegang bendera sebagai tanda pembukaan Kegiatan Balap Sepeda Seri II KKB Relingket x Manggundi Papua Tengah, Jumat (13/2/2026). Foto: Yulian Boma for Sasagupapua.com
“Saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada KNPI Provinsi Papua Tengah selaku sponsor yang mana membangun bakat-bakat anak sekolah. Saya mengharapkan KNPI terus melihat prestasi anak-anak ini,” ungkap Kristian.
Ketua DPD KNPI Papua Tengah, Yustinus Tebai, yang membuka secara resmi kegiatan tersebut pada Jumat (13/2/2026), mengatakan keterlibatan KNPI adalah investasi jangka panjang untuk masa depan olahraga di provinsi baru tersebut. Yustinus juga menekankan pentingnya sinergi antarlembaga untuk mematangkan pembinaan atlet di wilayah tersebut.
“Kenapa kita lakukan kegiatan balap sepeda ini? Ini kami KNPI sangat apresiasi dan mendukung penuh karena ini bagian dari bagaimana kita mendorong dan mengembangkan prestasi anak-anak kita menuju event balap sepeda yang levelnya lebih ke atas. Kami berharap setiap keluarga yang ada anak laki-laki atau perempuan bisa kita sponsor atau belikan sepeda agar bakat mereka terasah. Untuk itu, kami KNPI akan segera berkoordinasi dengan Ketua KONI, karena ini merupakan bagian dari olahraga yang memang harus dilakukan dan ditangani oleh Ketua KONI selaku organisasi yang menaungi olahraga,” jelas Yustinus.
Lebih lanjut, Yustinus menyatakan bahwa KNPI berkomitmen untuk menjadikan ajang ini sebagai agenda tahunan dengan skala yang lebih besar, termasuk memperkuat kolaborasi strategis dengan induk organisasi olahraga tersebut.
“Balap sepeda ini bagian dari teman-teman KONI di Provinsi Papua Tengah. Yang jelas kami KNPI tetap akan berkoordinasi dengan pengurus di KONI Papua Tengah agar kami sama-sama mendorong olahraga ini untuk lebih baik lagi ke depan. Kami sedang mempersiapkan atlet-atlet muda yang nantinya menjadi aset kami di Papua Tengah. Begitu ada pertandingan antar provinsi, atlet-atlet hasil perlombaan inilah yang akan kami terjunkan membawa nama baik daerah.
Ketua KNPI memberikan pesan agar anak-anak yang mengikuti ajang balap sepeda ini terus bersemangat mengasah kemampuan mereka.
“Pesan saya untuk adik-adik, tetap semangat, jaga kesehatan, dan terus berlatih untuk menyambut kegiatan tahun depan. Salam pemuda!” pungkasnya.





