Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 4 Feb 2026 14:54 WIT

1.150 Pelajar di Dogiyai Kini Sekolah Gratis, Kepala SMA 2 Sebut Kebijakan Gubernur Selesaikan Banyak Masalah Pendidikan


Kepala SMA Negeri 2 Dogiyai, Fredy Yobe. (Foto: Humas/Abeth You) Perbesar

Kepala SMA Negeri 2 Dogiyai, Fredy Yobe. (Foto: Humas/Abeth You)

SASAGUPAPUA.COM, Dogiyai – Pemerintah Provinsi Papua Tengah secara resmi menetapkan penyelenggaraan Program Pendidikan Sekolah Gratis di seluruh wilayah cakupannya.

Kebijakan strategis ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Papua Tengah Nomor 100.3.3.1/259 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Gubernur Meki Nawipa di Nabire pada 3 Oktober 2025 lalu. Melalui kebijakan ini, semua sekolah di Provinsi Papua Tengah mendapatkan kucuran dana yang fantastis demi kemajuan pendidikan.

Sekolah yang mendapatkan bantuan tidak hanya sekolah negeri, namun juga sekolah yayasan dan berpola asrama.

Program ini bahkan lebih banyak menyasar sekolah yang berada di daerah 3T.

- Advertising -
- Advertising -

Keputusan Pemprov untuk program sekolah gratis ini diambil sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam memberikan layanan pendidikan bermutu tanpa diskriminasi sesuai amanat Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Program ini bertujuan untuk mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi, serta meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Papua Tengah agar mampu bersaing secara global.

Salah satu wilayah yang mendapatkan kucuran dana ini adalah Kabupaten Dogiyai. Di daerah tersebut, sebanyak Rp2.989.200.000 disalurkan untuk enam sekolah SMA/SMK dengan total 1.150 siswa. Setiap anak mendapatkan dana masing-masing berkisar antara Rp1,8 Juta hingga Rp10 juta.

Sumber SK Gubernur Papua Tengah

Kepala SMA Negeri 2 Dogiyai, Fredy Yobe, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Papua Tengah atas dukungan biaya pendidikan gratis ini. Di SMAN 2 Dogiyai, program tersebut sudah mulai dilaksanakan dengan total dana pendidikan gratis senilai Rp894.600.000 untuk 497 siswa.

Dalam wawancara di ruang kerjanya pada Rabu, Rabu (4/2/2026) Fredy Yobe mengungkapkan rasa syukurnya secara langsung atas kebijakan tersebut.

“Saya sebagai kepala sekolah sangat berterimakasih kepada Gubernur Papua Tengah. Kami telah menerima dana pendidikan sekolah gratis,” katanya.

Ia mengatakan dengan program ini, menyelesaikan banyak permasalahan di sekolah.

“Dengan kebijakan yang diambil oleh Pak Gubernur ini mengatasi sekian banyak masalah yang ada di sekolah, sehingga itu kami sangat-sangat apresiasi, kami sangat banyak ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Papua Tengah,” ujar Fredy Yobe.

Melalui kebijakan ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas di masa depan.

Berikan Komentar
penulis : Kristin Rejang
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jaga Solidaritas, IKAMASSEL Kota Studi Manokwari Evaluasi Program Kerja

23 Maret 2026 - 19:13 WIT

Senjata Ampuh Ubah Dunia, Nancy Raweyai Ajak Pegiat Literasi Papua Tengah Bersatu

23 Maret 2026 - 17:51 WIT

Dandim Nabire Harapkan SPPG Tak Hanya Bergantung pada Supplier Tertentu

23 Maret 2026 - 17:21 WIT

John Gobai Pertanyakan Mengapa Aset PPI Pomako Belum ke Provinsi: Ada Kepentingan Apa dan Siapa ?

23 Maret 2026 - 17:10 WIT

Evaluasi MBG Nabire: Marsel Asyerem Pastikan Sistem Baru dan Tambahan Dapur Mulai April

20 Maret 2026 - 21:40 WIT

Waket IV DPRPT Tegaskan Saham Freeport Hasil Divestasi Harus Diserahkan ke Provinsi Papua Tengah

18 Maret 2026 - 22:15 WIT

Trending di Pemerintahan