Menu ✖

Mode Gelap

Hukum Kriminal · 11 Sep 2025 11:44 WIT

Aksi Mimbar Solidaritas Pelajar dan Mahasiswa di Nabire: Tolak Investasi, Minta Bebaskan Tapol NFRPB


Korlap aksi Mimbar Bebas, Marius Petege saat berorasi. (Foto: Edwin Rumanasen/sasagupapua.com) Perbesar

Korlap aksi Mimbar Bebas, Marius Petege saat berorasi. (Foto: Edwin Rumanasen/sasagupapua.com)

SASAGUPAPUA.COM, NABIRE – Solidaritas pelajar dan mahasiswa yang Papua Tengah menggelar aksi bertajuk mimbar bebas, di Pasar Karang, Nabire, Papua Tengah, Kamis (11/9/2025).

Pantauan di lapangan, aksi berjalan aman. Massa tampak duduk di sepanjang ruko yang ada di samping pasar Karang, mereka membatasi lokasi aksi dengan memasang tali, duduk melantai memegang berbagai selebaran berisi tuntutan, dan masing-masing diberikan kesempatan untuk berorasi serta membawakan puisi dan diskusi lainnya.

Masa kurang lebih berjumlah 200 orang ini melakukan aksi menolak investasi dan membebaskan empat tahanan polisitnNegara Federal Republik Papua Barat (NFRPB).

- Advertising -
- Advertising -

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Marius Petege mengatakan pihaknya menyuarakan terkait ‘Papua Darurat Investasi’ dimana beberapa waktu lalu muncul informasi yang beredar adanya 53 ijin tambang  di Papua Tengah yang disoroti oleh YLBHI.

“Papua Tengah darurat investasi. Kita melihat bahwa perusahaan-perusahaan yang direncanakan dari pusat, tidak akan mensejahterakan masyarakat Papua.Tapi mengancam masyarakat Papua,” katanya.

Mereka juga menyuarakan akar empat aktifis NFRPB segera dibebaskan.

“Kami membantu menyuarakan untuk sidang di Makasar pada tanggal 5 besok. Kami minta agar mereka dibebaskan tanpa syarat,” pungkasnya.

Mereka lebih memilih di pasar sebagai lokasi aksi bukan di gedung DPRD atau di instansi terkait lainnya.

“Pasar adalah tempat yang kami pilih untuk menyuarakan tuntutan kami, karena apa yang kami tuntut akan berdampak pada masyarakat, merekalah yang akan merasakan, tapi melalui aksi ini kami harap semua pihak bisa mendengarkan kami pelajar dan mahasiswa,” pungkasnya.

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 154 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

BMKG Prediksi Akan Ada Musim Hujan Berdurasi Hingga 8 Bulan di Papua, ini Sebaran Wilayahnya

8 Oktober 2026 - 16:54 WIT

Refleksi HUT ke-30 Mimika, Araminus Omaleng: Apakah Suku Amungme-Kamoro Sudah Happy di Tanah Sendiri?

8 Oktober 2026 - 16:16 WIT

Warga Kamoro Tidur di Emperan Ruko Saat Festival Budaya, Anggota DPRK Mimika Minta Panitia Dievaluasi

8 Oktober 2026 - 11:59 WIT

Dr.Petrus Tekege Harap Perda Papua Tengah Tak Hanya Berhenti Sebagai Dokumen

7 Oktober 2026 - 15:23 WIT

MK Tidak Menemukan Bukti Wapres Gibran Memiliki Ijazah SLTA atau Sederajat

6 Oktober 2026 - 23:21 WIT

Embun Beku dan Kekeringan Terjang Kwiyawagi: Satu Orang Meninggal, 61 Honai dan Dua Gereja Terbakar

6 Oktober 2026 - 11:11 WIT

Trending di Umum