Menu

Mode Gelap

Politik · 28 Agu 2024 15:28 WIT

Alex Omaleng dan Yusuf Rombe Resmi Daftar di KPU Mimika


Alex Omaleng dan Yusuf Rombe bersama rombongan ketika tiba di Kantor KPU Mimika. (Foto: Sasagupapua.com) Perbesar

Alex Omaleng dan Yusuf Rombe bersama rombongan ketika tiba di Kantor KPU Mimika. (Foto: Sasagupapua.com)

Sasagupapua.com- Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mimika, Alex Omaleng dan Yusuf Rombe menjadi peserta pertama yang mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (28/8/2024). 

Pasangan ini disambut oleh Ketua KPU Mimika, Dete Abugau, Komisioner lainnya yakni Budiono Muchie, Hironimus Kia Ruma, Fransiskus Xaverius Ama Babe Bahy, Delince Somou serta para komisioner Bawaslu Kabupaten Mimika.

Alex Omaleng dan Yusuf Rombe kompak menggunakan baju putih dilengkapi dengan mahkota di kepala.

Mereka tiba di Kantor KPU sekitar pukul 14.30 Wit. Alex dan Yusuf terlihat didampingi dengan istri, perwakilan partai pengusung, dan rombongan yang menggunakan pakaian adat Amungme.

- Advertising -
- Advertising -

“Saya orang Amungme, saya mau daftar pertama, saya yang mau buka pintu ini, untuk mendaftar,” kata Alex ketika tiba di depan pintu masuk Kantor KPU Mimika.

Diberitakan sebelumnya,Koordinator Divisi Hukum Kabupaten Mimika, Hironimus Kia Ruma menjelaskan terkait dengan proses tata cara pendaftaran, KPU Mimika mengacu pada putusan KPU RI Nomor 1229 tentang Petunjuk Teknis Pendaftaran.

“Tata cara pendaftaran itu poin-poin penting yang harus disiapkan paslon itu pertama penghubung paslon ini harus terus berkoordinasi dengan tim help desk KPU Kabupaten untuk memastikan waktu pendaftaran kemudian siapa siapa yang datang, partai partai terus berkoordinasi untuk memastikan waktu pendaftaran, siapa siapa yang datang, partai pengusung mana yang harus datang saat pendaftaran,” kata Hiro.

Aturannya kata dia, ketika pendaftaran paslon wajin didampingi oleh ketua dan sekertaris Parpol.

“Tidak bisa satu saja yang hadir kalau tidak bisa hadir dari sekian partai maka mereka mengisi daftar hadir disitu berkasnya tidak boleh naik dan kami menyatakan bahwa pendaftaran paslon tersebut tidak dapat diterima. Jadi harus lengkap. Itu yang teman teman paslon harus tau,” tegasnya.

Kemudian ia menjelaskan mengenai koordinasi waktu pendaftaran harus disampaikan minimal satu hari sebelum pendaftaran

“Jadi satu hari sebelum mereka harus memberitahukan kepada KPU. Tapi tiga pasang ini sudah sampaikan jadi syarat itu sudah dipenuhi yang penting mereka harus menyampaikan kepada KPU, partai-partai politik mana yang akan mengusung dan hadir,” ungkapnya.

Dijelaskan pihaknya akan siap menyesuaikan jam-nya namun tidak bisa lewat dari jam yang sudah ditentukan yakni 16.00 wit untuk hari pertama dan kedua. Sebab jika lewat dari jam tersebut maka pendaftaran calon tidak bisa diterima.

Sementara untuk hari ketiga, pendaftaran dibuka dari pukul 08.00 wit sampai 23.59 wit.

“Kalau lewat kami nyatakan tidak diterima. Banyak juknis tapi sangat teknis sekali kami tiap pagi sebelum pembukaan pendaftaran kami lakukan breafing, sore juga kami breafing untuk evaluasi, jadi tadi kami sudah pleno pembukaan, dibuka sendiri oleh Ketua KPU, dan didampingi oleh Bawaslu dan saat ini kami sedang skorsing pleno dan nanti akan ditutup tanggal 29 jam 23.59 atau tanggal 30,pukul 00.00,” pungkasnya

Berikan Komentar
penulis : Red
Artikel ini telah dibaca 334 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Adrian Thie Pimpin DPC PDIP Mimika, Komarudin Watubun: Kader Harus Dengarkan Suara Rakyat

17 November 2025 - 19:03 WIT

Bangga! Yustinus Tebai Sebut Terpilihnya Adrian Thie Bukti Kualitas Kader Muda Papua Tengah

17 November 2025 - 18:06 WIT

Konferda DPD PDI-P, Yuni Wonda Kembali Terpilih Memimpin Papua Tengah

6 November 2025 - 16:37 WIT

100 Speedboat Pawai Maritim Saat Penjemputan Peserta Konferda PDI Perjuangan di Nabire

5 November 2025 - 15:43 WIT

Meki Nawipa Serahkan Tanah 10.463 Meter Persegi Untuk Bangun Kantor PDI-Perjuangan

5 November 2025 - 14:53 WIT

Konferda PDI Perjuangan, Yuni Wonda: Papua Tengah Adalah Banteng 

5 November 2025 - 14:38 WIT

Trending di Politik