Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 26 Agu 2026 08:44 WIT

Antisipasi Karhutla dan Cuaca Ekstrem, Pemkab Paniai Gelar Apel Siaga dan Bentuk Tim Tanggap Darurat


Bupati Paniai, Yanpit Nawipa saat pemberian masker dan penyematan pita secara simbolis dalam Apel Siaga Karhutla di halaman Kantor Bupati. (Foto: Edwin Rumanasen) Perbesar

Bupati Paniai, Yanpit Nawipa saat pemberian masker dan penyematan pita secara simbolis dalam Apel Siaga Karhutla di halaman Kantor Bupati. (Foto: Edwin Rumanasen)

SASAGUPAPUA.COM, PANIAI — Pemerintah Kabupaten Paniai menggelar Apel Kesiapsiagaan Satuan Tugas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) di Halaman Kantor Bupati Paniai, Madi, pada Rabu (26/8/2026).

Langkah strategis ini diambil guna mengantisipasi potensi bencana alam serta perubahan cuaca ekstrem yang melanda berbagai daerah.

Apel siaga tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Paniai, Yampit Nawipa. Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Paniai Ham Yogi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Aparatur Sipil Negara (ASN), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta unsur personel TNI dan Polri.

Rangkaian apel diwarnai dengan penyematan pita Satgas dan pembagian masker secara simbolis kepada perwakilan peserta.

- Advertising -
- Advertising -

Dalam amanatnya, Bupati Paniai Yampit Nawipa menekankan pentingnya perancangan strategi yang matang sejak dini guna membentuk tim tangguh dalam menghadapi ketidakpastian bencana.

Foto bersama usai Apel Siaga Karhutla di halaman Kantor Bupati Paniai. (Foto: Edwin Rumanasen)

“Pada hari ini kita melaksanakan apel untuk penanganan tanggap darurat yang saat ini tengah melanda berbagai daerah di Indonesia, bahkan dunia. Mengenai apa yang sudah lalu, kita sudah tahu dan menjadikannya pelajaran. Namun, untuk bencana di masa mendatang, kita tidak tahu kapan akan terjadi. Oleh karena itu, kita harus merencanakan dan menyiapkan seluruh lini agar ketika musibah kemarau atau bencana itu tiba, kita sudah benar-benar siap menangani musibah tersebut,” ujar Yampit Nawipa saat memberikan arahan.

Yampit Nawipa juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk senantiasa bersyukur atas kearifan lokal serta kekayaan alam Kabupaten Paniai yang sangat membantu warga dalam beradaptasi dengan musim.

“Kita patut mengucap syukur kepada Tuhan karena Tuhan menganugerahkan tanah Kabupaten Paniai yang luar biasa ini. Saat musim kemarau tiba, masyarakat bisa bergeser dan berkebun di pinggiran danau serta pinggiran kali. Sebaliknya, saat musim hujan tiba, Tuhan menyediakan area pegunungan untuk kita berkebun. Namun, pada jeda waktu peralihan dari musim kering panjang menuju musim hujan, kita kerap mengalami masa kesusahan. Itulah mengapa kita harus menyiapkan segala kebutuhan dari sekarang untuk menghadapi masa-masa transisi tersebut,” jelasnya.

Terkait teknis pelaksanaan di lapangan, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah membentuk tim kesiapsiagaan khusus yang dipimpin langsung oleh pimpinan daerah.

Suasana Apel Siaga Karhutla di halaman Kantor Bupati Paniai. (Foto: Edwin Rumanasen)

“Setelah apel ini, kita langsung bertindak dengan membentuk tim kesiapan. Saya telah menunjuk Pak Wakil Bupati untuk mengarahkan dan memimpin penanganan ini. Pak Wakil Bupati beserta seluruh koordinator akan memetakan serta menyiapkan segala kebutuhan logistik dan teknis sejak awal sebelum masalah berkembang lebih jauh,” tegasnya.

Selain kesiapan fisik dan logistik, Bupati Paniai memberikan penekanan tegas mengenai penegakan hukum terhadap oknum pembakar hutan dan lahan. Beliau turut mengapresiasi dukungan penuh dari jajaran Polisi dan TNI dalam menjaga keamanan lingkungan Paniai.

“Terima kasih banyak kepada pihak Kepolisian dan TNI. Perlu kita pahami, masalah kebakaran di daerah ini umumnya bukan musibah murni, melainkan ada unsur kesengajaan dari masyarakat yang membakar atau atas perintah pihak tertentu. Masih banyak masyarakat yang belum memahami hukum secara utuh,” ungkap Yampit.

Bupati meminta aparat penegak hukum bertindak tegas tanpa ragu terhadap para pelaku pembakaran maupun pembuat kerusuhan di wilayah Paniai.

“Saya minta kepada aparat, siapa pun yang membakar hutan atau membuat masalah, tangkap dan masukkan ke dalam sel! Silakan proses secara hukum agar mereka mengerti dan paham bagaimana proses hukum itu berlaku di negara kita,” kata Bupati.

Yampit Nawipa menyampaikan harapannya agar situasi keamanan dan roda pemerintahan di Kabupaten Paniai dapat terus berjalan kondusif melalui komunikasi yang erat antar-instansi serta konsistensi menjaga kedamaian.

“Harapan saya ke depan, situasi Paniai tetap berjalan normal. Jalin terus komunikasi yang baik antara TNI-Polri, para pegawai PNS, Kepala OPD, hingga ke lapisan masyarakat. Di tanah ini tidak ada perbedaan di antara kita, kita semua sama dalam memenuhi kebutuhan hidup kita. Kita berada dalam bingkai NKRI dan semangat Bhinneka Tunggal Ika berbeda-beda tetapi tetap satu jiwa, satu darah, dan satu bangsa,” tuturnya.

“Kita ditugaskan oleh negara untuk menjaga negeri Kabupaten Paniai. Saya menegaskan bahwa di Paniai tidak boleh ada penembakan, tidak boleh ada pertumpahan darah, dan tidak boleh ada kerusuhan. Di Paniai kita sepakat harus tetap aman dan damai. Selama dua tahun kepemimpinan saya, semua berjalan normal berkat komunikasi yang baik. Jika kita memiliki niat dan hati yang baik untuk membangun negeri ini, Tuhan pasti akan memberkati kita semua,” pungkas Yampit Nawipa.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gubernur Meki Nawipa Paparkan Data Penerimaan Dana Desa se-Papua Tengah Tahun 2024–2026

14 Agustus 2026 - 22:24 WIT

Polemik Dana Desa Berujung Kerusuhan, Gubernur Pimpin Pemulihan di Puncak

14 Agustus 2026 - 20:41 WIT

Kebijakan Meki Nawipa: Papua Tengah Mulai Bergerak Bangun Ekosistem Kopi Hingga Peternakan Terpadu

10 Agustus 2026 - 17:48 WIT

Gelar Bimbingan Sosial, Pemkab Dogiyai Tekankan Validasi Data Lansia hingga Disabilitas

3 Juli 2026 - 17:05 WIT

Wakil Bupati Puncak Kunjungi Kontingen Pesparawi XIV di Manokwari

24 Juni 2026 - 22:11 WIT

Pemkab Mimika, PTFI, dan YPMAK Teken Kerja Sama Pembangunan Hingga Pemanfaatan Tailing

20 Juni 2026 - 19:13 WIT

Trending di Pemerintahan