Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 9 Sep 2026 08:07 WIT

APINDO: Kunjungan Kerja Gubernur Papua Tengah Harus Jadi Titik Awal Pembangunan Dogiyai


Ketua Apindo Dogiyai, Melkianus Tebai (tengah) berfoto bersama Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa dan Ketua KNPI Papua Tengah Yustinus Tebai. (Foto: Istimewa) Perbesar

Ketua Apindo Dogiyai, Melkianus Tebai (tengah) berfoto bersama Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa dan Ketua KNPI Papua Tengah Yustinus Tebai. (Foto: Istimewa)

SASAGUPAPUA.COM, Papua Tengah – Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Dogiyai menegaskan dukungannya terhadap komitmen Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dalam kegiatan kunjungan kerja di Dogiyai pada Senin (7/9/2026).

Ketua Apindo Dogiyai, Melkianus Tebai mengatakan, dukungan tersebut juga disertai harapan agar setiap agenda yang disampaikan dalam Kunker dapat diterjemahkan menjadi program yang terukur, berkelanjutan dan benar-benar dirasakan masyarakat.

‎“Kami mendukung kehadiran Gubernur Papua Tengah di Dogiyai. Bagi APINDO, kunjungan kerja bukan titik akhir, tetapi titik awal. Apa yang dilihat di lapangan harus menjadi kebijakan, apa yang didengar harus menjadi program, dan apa yang diprogramkan harus benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat.” kata Ketua Apindo Dogiyai, Melki Tebai dalam rilis yang diterima media ini, Selasa (8/9/2026).

‎APINDO Dogiyai juga mendorong penguatan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Dogiyai, dunia usaha, koperasi, UMKM, petani, pemuda dan masyarakat adat.

- Advertising -
- Advertising -

Dikatakan, Kolaborasi tersebut dinilai penting agar pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan membentuk ekosistem ekonomi daerah yang saling memperkuat.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Gubernur terkait ‎penyerahan 34 unit motor kepada para pengojek di Dogiyai.

“Bagi APINDO, 34 motor untuk pengojek bukan hanya 34 kendaraan, tetapi harus menjadi 34 peluang untuk meningkatkan produktivitas dan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Demikian pula kata dia, koperasi tidak boleh berhenti sebagai lembaga administratif, tetapi harus menjadi pintu masuk produk masyarakat menuju pasar yang lebih luas.

“‎Pada akhirnya, APINDO Kabupaten Dogiyai memandang Kunker Gubernur Meki Nawipa sebagai momentum untuk membangun Dogiyai dengan pendekatan yang lebih nyata: pendidikan untuk mencerdaskan generasi, kesehatan untuk menjaga produktivitas, infrastruktur untuk membuka akses, pemuda untuk menggerakkan ekonomi, serta pertanian, perkebunan, koperasi dan dunia usaha untuk menciptakan nilai tambah,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan, pihaknya siap mendukung dan berkolaborasi dalam pembangunan di Dogiyai.

“‎APINDO Kabupaten Dogiyai menyatakan siap mendukung dan menjadi bagian dari kolaborasi pembangunan tersebut, dengan satu harapan: pembangunan bukan hanya terlihat dalam program pemerintah, tetapi benar-benar terasa dalam kehidupan masyarakat,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pertamina Beri Sanksi ke 19 SPBU Papua-Maluku, Empat Diantaranya Ada di Papua Tengah 

9 September 2026 - 08:34 WIT

Kopi Papua Tengah Ditargetkan Tembus Panggung Internasional pada 2031

12 Agustus 2026 - 09:06 WIT

Kemiskinan Papua Tengah 30,41 Persen, Kepala BPS Nabire Soroti Konsumsi Rokok hingga Akurasi Data Bansos

11 Agustus 2026 - 18:28 WIT

Siapkan 1 Juta Bibit, Papua Tengah Pacu Industri Kopi

10 Agustus 2026 - 13:40 WIT

Rakor Disbunak 2026: Papua Tengah Fokus Pengembangan Kopi & Peternakan

10 Agustus 2026 - 12:19 WIT

Ekonomi Papua Tengah Terkontraksi 15,44 Persen: Sektor Riil Tumbuh Solid, PDRB Tetap Terbesar se-Maluku Papua

6 Agustus 2026 - 13:36 WIT

Trending di Ekonomi