Menu ✖

Mode Gelap

Pemerintahan · 3 Nov 2025 11:46 WIT

Apresiasi Penanganan Kasus, Bupati Nabire Beri Penghargaan Untuk Polres


Bupati Mesak Magai bersama Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K.
usai memberikan plakat kepada Polres, Senin (3/11/2025). Foto: Kristin Rejang/sasagupapua.com Perbesar

Bupati Mesak Magai bersama Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K. usai memberikan plakat kepada Polres, Senin (3/11/2025). Foto: Kristin Rejang/sasagupapua.com

SASAGUPAPUA.COM, NABIRE – Bupati Nabire, Mesak Magai memimpin apel gabungan di Kantor Bupati pada Senin (3/11/2025).

Dalam momen ini, Mesak Magai memberikan penghargaan kepada kepolisian yang dinilai berhasil mengungkap kasus begal dan kasus jalanan lainnya.

Bupati Nabire, Mesak Magai mengatakan Pemerintah Berikan penghargaan kepada Polres Nabire sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terimakasih atas dedikasi, kerja keras dan keberanian dalam upaya pencegahan dan penindakan kasus begal di wilayah Kabupaten Nabire.

“Kita semua menyadari bahwa, kejahatan jalanan, khususnya aksi begal, selalu menimbulkan kekerasan, keresahan di tengah masyarakat,” katanya.

- Advertising -
- Advertising -

Menurut dia,  langkah cepat dan profesional dari jajaran polres Nabire, situasi keamanan dapat dikendalikan dan rasa aman masyarakat Nabire kini mulai pulih.

“Ini merupakan bukti nyata bahwa kinerja antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat, sangat penting dalam menjaga stabilitas wilayah kita,” ungkapnya.

Mewakili Pemkab dan masyarakat, Bupati menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Kapolres Nabire dan anggotanya.

“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran aparat keamanan dan juga menjadi inspirasi bagi kita semua ASN untuk bekerja lebih baik, lebih cepat, dan lebih berdampak bagi masyarakat,” ucapnya.

Dikatakan, keamanan dan ketertiban merupakan fondasi utama dalam membangun fondasi bagi kegiatan ekonomi, sosial, dan pelayanan publik berjalan dengan baik.

Sehingga ketika ibukota Provinsi ini terletak di kota sentral, maka kota ini kata dia didiami oleh berbagai suku bangsa, agama, ras, karakter, budaya, oleh sebab itu untuk menyatukan satu sikap komitmen memang sangat sulit dan berat bagi kita semua.

“Tetapi saya yakin dan percaya bahwa, untuk menciptakan situasi aman dan kondusif mulai dari kita sendiri, keluarga, dan lingkungan, sehingga kota ini menjadi kota yang aman, nyaman, bagi kita semua,” kata Mesak.

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Warga Kamoro Tidur di Emperan Ruko Saat Festival Budaya, Anggota DPRK Mimika Minta Panitia Dievaluasi

8 Oktober 2026 - 11:59 WIT

MRP Sampaikan Aspirasi DOB Papua Utara ke DPD RI

5 Oktober 2026 - 16:20 WIT

Ribka Haluk Bantah Isu Kemendagri Buat Definisi Baru Orang Asli Papua

12 September 2026 - 17:28 WIT

MenHAM Natalius Pigai Kritik Rencana Kemendagri Definisikan Orang Asli Papua: Itu Pemberian Tuhan, Bukan Politik

9 September 2026 - 22:40 WIT

Pemprov Papua Tengah Tertibkan Administrasi dan Kearsipan Daerah

2 September 2026 - 16:57 WIT

Antisipasi Karhutla dan Cuaca Ekstrem, Pemkab Paniai Gelar Apel Siaga dan Bentuk Tim Tanggap Darurat

26 Agustus 2026 - 08:44 WIT

Trending di Pemerintahan