Menu ✖

Mode Gelap

Pemerintahan · 20 Okt 2026 10:10 WIT

Atasi Pendangkalan Sungai, Bupati Paniai Siapkan Ekskavator Amfibi, John Gobai: Tepat Sasaran


Atasi Pendangkalan Sungai, Bupati Paniai Siapkan Ekskavator Amfibi, John Gobai: Tepat Sasaran Perbesar

SASAGUPAPUA.COM, Paniai — Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai, menilai kebijakan Bupati Paniai, Yan Pit Nawipa, yang menyediakan alat berat ekskavator amfibi sebagai langkah yang tepat sasaran dalam menanggulangi persoalan luapan air dan pendangkalan sungai di Kabupaten Paniai.

Penilaian tersebut disampaikan John Gobai usai bertemu langsung dengan Bupati Paniai di ruang kerjanya, dilanjutkan dengan meninjau keberadaan unit ekskavator amfibi tersebut pada Minggu (19/10/2026).

“Kehadiran ekskavator amfibi ini merupakan jawaban atas usulan yang kami sampaikan kepada Bupati Paniai, Yan Pit Nawipa, beberapa bulan lalu. Kami menilai langkah Pemkab Paniai ini sangat tepat untuk menyelesaikan masalah yang selama ini dikeluhkan warga,” ujar John Gobai.

Menurutnya, fenomena pendangkalan sungai di Paniai tidak hanya dipicu kemarau yang cukup lama, melainkan juga maraknya eceng gondok. Penumpukan material ini sering kali memicu luapan air hingga menggenangi pemukiman warga saat curah hujan meningkat.

- Advertising -
- Advertising -

“Usaha mengembalikan fungsi sungai sebagai saluran drainase atau revitalisasi sungai memang membutuhkan penanganan jangka panjang. Penggunaan ekskavator amfibi menjadi solusi teknis yang sangat dibutuhkan di medan seperti ini,” jelasnya.

John Gobai mengungkapkan, proses revitalisasi ini konsekuensinya akan berdampak pada penataan kawasan. Bangunan atau akses jalan yang terbukti menutup dan menghalangi aliran air perlu dibongkar. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian khusus adalah saluran pembuangan air Sungai Weya pada ruas jalan Enarotali–Dagouto.

“Aliran di ruas Enarotali ke Dagouto harus diperlebar sesuai atau melebihi kapasitas sungai pembuangan. Wilayah ini memiliki banyak anak sungai dan telaga kecil yang bermuara ke Danau Paniai, sehingga alirannya tidak boleh tersumbat,” tegasnya.

Di samping mencegah banjir, keberadaan alat berat amfibi ini diproyeksikan untuk pembangunan infrastruktur penunjang lainnya, seperti danau buatan penampung air.

“Danau buatan tersebut dapat dikembangkan menjadi area rekreasi dan kolam pemancingan yang ditanami pohon-pohon di sekitarnya. Bahkan jika genangan air di kawasan lembah bisa teratasi, lokasinya sangat potensial dialihfungsikan menjadi lahan pertanian luas untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” tuturnya.

Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah ini meminta peran aktif warga dalam mendukung kelancaran pengerjaan di lapangan.

“Saya berharap seluruh masyarakat dapat mendukung penuh proses revitalisasi ini agar penataan lingkungan dan pembenahan saluran air di Paniai dapat berjalan maksimal,” tutup John Gobai.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Empat Anak Meninggal Akibat Campak di Intan Jaya, Pemkab Gerak Cepat Turunkan Tim dan Minta Dukungan Pusat

17 Oktober 2026 - 21:34 WIT

Warga Kamoro Tidur di Emperan Ruko Saat Festival Budaya, Anggota DPRK Mimika Minta Panitia Dievaluasi

8 Oktober 2026 - 11:59 WIT

MRP Sampaikan Aspirasi DOB Papua Utara ke DPD RI

5 Oktober 2026 - 16:20 WIT

Ribka Haluk Bantah Isu Kemendagri Buat Definisi Baru Orang Asli Papua

12 September 2026 - 17:28 WIT

MenHAM Natalius Pigai Kritik Rencana Kemendagri Definisikan Orang Asli Papua: Itu Pemberian Tuhan, Bukan Politik

9 September 2026 - 22:40 WIT

Pemprov Papua Tengah Tertibkan Administrasi dan Kearsipan Daerah

2 September 2026 - 16:57 WIT

Trending di Pemerintahan