Menu

Mode Gelap

Umum · 17 Jul 2025 19:12 WIT

Batik Air Resmi Mendarat di Nabire, Bukti Pemprov Papua Tengah Perkuat Layanan Transportasi 


Pesawat Batik Air tipe Airbus A320, dengan kapasitas 152 penumpang saat mendarat di Bandar Udara Douw Aturure Nabire, Papua Tengah. (Foto: Capt YouTube PapuaPos) Perbesar

Pesawat Batik Air tipe Airbus A320, dengan kapasitas 152 penumpang saat mendarat di Bandar Udara Douw Aturure Nabire, Papua Tengah. (Foto: Capt YouTube PapuaPos)

SASAGUPAPUA.COM, Nabire – Pesawat Batik Air tipe Airbus 320 dengan kapasitas 16 seat bisnis class dan 140 seat economi class Resmi mendarat di Bandara Udara Douw Aturure,  disaksikan oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley dan segenap Forkopimda yang ada di Papua Tengah. Nabire, Kamis (17/7/2025) sekitar pukul 10.30 WIT.

Dalam sambutannya, Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa mengatakan Nabire merupakan sentral dimana jarak dari Sorong ke Nabire ditempuh dengan waktu satu jam, dari Jayapura ke Nabire pun demikian.

“Jadi di Papua Tengah Nabire dan Timika itu sentral, jadi kalau dirjen perhubungan udara kalau bisa kasih lagi rute Makassar langsung ke Nabire nah itu akan lebih bagus,” katanya.

Gubernur mengatakan saat ini sudah ada dua maskapai berbadan besar yang masuk ke Nabire sehingga masyarakat bisa memilih.

- Advertising -
- Advertising -

“Kita pemerintah ingin mempercepat pertumbuhan. Jadi negara hadir melalui air line ini untuk menolong masyarakat supaya akses cepat, konektivitas dan pertumbuha  ekonomi,” ungkapnya.

Ia mengaku bangga sebab dengan hadirnya maskapai ke Ibu Kota Papua Tengah mampu mengisi pembangunan.

” Dan kemerdekaan ini melalui percepatan pembangunan, melalui jalur udara, laut dan darat supaya bangsa kita ini menuju 2045 Indonesia emas setiap orang sudah siap untuk memasuki kemerdekaan yang sesungguhnya,” kata Gubernur.

Ia juga berterimakasih kepada Lion Grup dan semua pihak yang mendukung percepatan pembangunan di Papua Tengah.

“Kita berdoa dua minggu lagi batik sudah bisa masuk untuk melayani Papua Tengah, Nabire dan Timika,” pungkasnya.

Sementara itu Presiden Direktur Lion Air Grup, Daniel Putut Kuncoro dalam sambutannya mengatakan untuk sampai di Nabire mereka menempuh perjalanan yang panjang dari Jakarta, transit ke Makassar, kemudian ke Timika dan akhirnya bisa tiba di Nabire.

“Ini adalah satu tanda bahwa ternyata pesawat tipe airbush 320 yang merupakan salah satu kekuatan lion grup sudah bisa mendarat dengan selamat disini,” serunya.

Dirinya mengaku bangga karena bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ada di Papua Tengah.

Saat ini, maskapai Lion Grup yang sudah melayani di Nabire adalah Pesawat Wings Air dan kini bertambah Batik Air.

“Dan kami siap melayani seluruh masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke untuk bisa menjalankan konektivitas dan komunikasi,” ucapnya.

Dikatakan, Batik Air siap melayani penerbangan. Mengenai rute pihaknya bersama akan berdiskusi kembali  dimana terdapat dua pilihan rute yakni Jakarta-Makassar-Nabire atau, juga ada Jakarta- Makassar-Timika-Nabire dan sebaliknya.

“Jadi nanti kita akan diskusikan lagi. Tadi pak Gubernur bilang sudah mengirimkan surat untuk rute dan kewenangan ijin ada di Dirjen Perhubungan,” katanya.

Ia menuturkan pihaknya tidak berkompetisi dengan maskapai lainnya namun ingin saling melengkapi sehingga masyarakat Papua Tengah ini mendapatkan pilihan untuk terbang kemana saja.

“Intinya kita bersama dalam membangun ekonomi kerakyatan, sosial, politik, semakin baik dalam kepemimpinan Gubernur Papua Tengah. Bandara ini, landasan ini, pesawat ini siap untuk terbang di Nabire,” pungkasnya.

Berikan Komentar
penulis : Edwin Rumanasen
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bartolomeus Mirip: Aksi Gubernur Papua Tengah Turun ke Puncak Harus Disambut Solusi Permanen dari Presiden

21 April 2026 - 14:05 WIT

DPR Papua Tengah Tagih Janji Divestasi Freeport: Wapres Gibran Harus Beri Kepastian Bagi Papua Tengah

20 April 2026 - 23:13 WIT

Pemuda Katolik Papua Tengah Ketemu Wakil Presiden Sampaikan Aspirasi Tarik Kemanan Non Organik

20 April 2026 - 22:08 WIT

Kritik Aktivis Soal Kunjungan Gibran: Harusnya Bongkar Akar Konflik, Bukan Sekadar Jargon Pembangunan

20 April 2026 - 21:29 WIT

IPMADO Nabire Tuntut Keadilan dan Pengungkapan Kasus atas Tragedi Dogiyai

18 April 2026 - 17:14 WIT

John Gobai: DOB Harusnya Hadir untuk Pembangunan, Bukan untuk Membuka Daerah Operasi Militer

18 April 2026 - 00:16 WIT

Trending di Umum