SASAGUPAPUA.COM, NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus berupaya memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Papua Tengah.
Langkah penguatan ketahanan pangan ini diimplementasikan melalui Kegiatan Sosialisasi Dokumen Rencana Pangan Daerah (RPD) dan Rencana Aksi Daerah (RAD) Pangan dan Gizi Provinsi Papua Tengah Tahun 2025–2029 yang digelar pada (12/10/2026) di Salah satu hotel yang berada di Kabupaten Mimika.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh jajaran BAPPERIDA Provinsi Papua Tengah, narasumber dari Kementerian Dalam Negeri, para Kepala Dinas terkait, biro-biro di lingkungan Setda Papua Tengah, BPS Provinsi Papua, serta Pimpinan Perum BULOG Kantor Cabang Nabire dan Mimika.
Dalam pembukaan kegiatan, Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa yang diwakili Staff ahli III Setda Provinsi Papua Tengah Ukkas, menegaskan, persoalan pangan dan gizi berkaitan erat dengan keberlangsungan hidup masyarakat.
“Keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari sektor kesehatan dan pendidikan saja, tetapi juga dari sejauh mana pembangunan ekonomi dan ketahanan pangan mampu meningkatkan kualitas hidup warga hingga ke daerah terpencil, “ujar Gubernur dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten III, Ukkas.
Ia mengatakan, Rencana Pangan Daerah dan Rencana Aksi Daerah masih menjadi tantangan bersama yang harus kita selesaikan.
“Kita harus memastikan setiap kebijakan pembangunan ekonomi benar-benar menjangkau masyarakat luas, mengurangi kesenjangan, serta menciptakan keadilan sosial,” kata Gubernur Meki Nawipa
Gubernur menekankan, pendekatan pembangunan di Papua Tengah tidak boleh lagi dilakukan secara parsial.
“Pemerintah Provinsi Papua Tengah berkomitmen mempercepat program RPD dan RAD Pangan-Gizi secara terintegrasi dan holistik melalui penguatan kolaborasi lintas sektor melibatkan pemerintah provinsi, kabupaten, hingga tingkat kampung, akademisi, dunia usaha, BPS, BULOG, serta organisasi masyarakat, ungkap Gubernur.
Melalui sosialisasi ini, Meki Nawipa berharap, Strategi Pemprov Papua Tengah Perkuat Ketahanan Pangan 2025–2029 dapat diwujudkan, sehingga beberapa strategi penting dapat diimplementasikan dengan baik, di antaranya:
1.Menyamakan persepsi terkait arah kebijakan ekonomi dan ketahanan pangan daerah.
2.Meningkatkan kualitas data sebagai basis perencanaan pembangunan yang akurat.
3.Menyusun program terintegrasi dan tepat sasaran bagi penyediaan pangan serta perbaikan gizi.
4.Memperkuat koordinasi lintas sektor guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.
Lebih lanjut, Meki Nawipa mengimbau agar hasil dari kegiatan sosialisasi ini tidak berhenti sebagai wacana, melainkan segera ditindaklanjuti secara nyata oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemerintah daerah.
“Saya berharap hasil dari sosialisasi ini dapat ditindaklanjuti melalui penyusunan Rencana Kerja (RENJA) yang konkret, terukur, dan dapat diimplementasikan demi mewujudkan Papua Tengah yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera,” pungkasnya.







