Menu

Mode Gelap

Lingkungan · 19 Jul 2026 08:44 WIT

Dinas Budpar Dogiyai: Kobouge dan Tanah Mapiha Termasuk Kawasan Cagar Budaya

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dogiyai, Natan Tebai. Foto: Dok Pribadi Perbesar

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dogiyai, Natan Tebai. Foto: Dok Pribadi

SASAGUPAPUA.COM, Dogiyai – Pemerintah Kabupaten Dogiyai, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar), menegaskan komitmennya untuk melindungi warisan leluhur di wilayah tersebut.

Pernyataan ini disampaikan saat pihak Budpar menghadiri kegiatan perumusan menuju Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) Tota Mapiha yang diselenggarakan di Aula Don Bosco, Bomomani, pada 17 Juli 2026.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dogiyai, Natan Tebai, dalam kesempatan tersebut menyatakan bahwa pemerintah daerah memandang Tota Mapiha sebagai mitra strategis dalam menjaga nilai-nilai budaya dan sejarah daerah.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya langkah konkret dari masyarakat adat untuk menjaga tanah ulayat mereka.

- Advertising -
- Advertising -

“Kami mendorong masyarakat adat Tota Mapiha agar segera melakukan pemetaan tanah adat dan memberikan perlindungan terhadap lokasi-lokasi keramat yang ada,” ujar Nathan Tebai.

Selain pemetaan, Nathan juga mengimbau masyarakat untuk membangun apa yang ia sebut sebagai pagar kehidupan dan pagar alam di wilayah adat mereka.

Langkah ini dinilai penting sebagai upaya antisipasi terhadap ancaman kerusakan lingkungan maupun pengalihan fungsi lahan di masa depan.

Nathan menegaskan kembali status hukum wilayah adat tersebut.

“Sebagai bagian dari tanggung jawab pelestarian, kawasan Kobouge dan Tanah Mapiha masuk dalam kategori cagar budaya yang harus kita jaga dan lestarikan bersama,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 131 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jaga Tradisi dan Alam, DPMA Saifi-Yaben Gelar Sidang Adat Ke-II

21 September 2026 - 13:59 WIT

Karhutla dan Asap Tebal Kembali Landa Nabire, WALHI Papua Desak Audit Konsesi dan Penegakan Hukum Tegas

15 September 2026 - 12:22 WIT

Tanah Mengering, Petani Sayuran di Sorong Selatan Alami Gagal Panen

11 September 2026 - 15:10 WIT

Direktur WALHI Papua: Siapa Pun yang Merampas Hutan Papua, Merampas Masa Depan Dunia

8 September 2026 - 17:02 WIT

Masyarakat Adat Merauke Kecam Pengrusakan Salib Hitam di Wilayah Adat Marga Moyuwend Buako

8 September 2026 - 16:44 WIT

Pulihkan Hutan Bekas Kebakaran, Komunitas Papuans Photo Tanam Pohon di Gunung Gamei-Nabire

4 September 2026 - 17:20 WIT

Trending di Lingkungan