Menu

Mode Gelap

Umum · 14 Agu 2026 19:23 WIT

DPP KNPI Matangkan Konsolidasi Organisasi Seluruh Wilayah di Tanah Papua


Sekretaris Jenderal DPP KNPI Pusat, Almanzo Bonara saat diwawancarai usai pelantikan DPD I KNPI Papua Pegunungan, Jumat (14/8/2026). Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua) Perbesar

Sekretaris Jenderal DPP KNPI Pusat, Almanzo Bonara saat diwawancarai usai pelantikan DPD I KNPI Papua Pegunungan, Jumat (14/8/2026). Foto: Kristin Rejang/Sasagupapua)

SASAGUPAPUA.COM, Wamena— Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) terus mematangkan langkah konsolidasi organisasi di seluruh wilayah Tanah Papua.

Momentum pelantikan pengurus DPD I KNPI Papua Pegunungan diharapkan dapat menular dan menjadi pendorong utama bagi pembenahan struktur pemuda di provinsi-provinsi lainnya.

Sekretaris Jenderal DPP KNPI Pusat, Almanzo Bonara, menyampaikan bahwa dinamika konsolidasi di Tanah Papua sejauh ini menunjukkan perkembangan yang cukup positif di beberapa wilayah pemekaran.

“Papua itu saya sudah melihat ada beberapa wilayah yang sudah mulai terkonsolidasi ya, seperti Papua Barat dan Papua Barat Daya. Kalau Papua Induk masih kita konsolidasi secara lebih intensif lagi,” ujar Almanzo Bonara usai melantik DPD I KNPI Papua Pegunungan di Wamena, Jumat (14/8/2026).

- Advertising -
- Advertising -

Ia menaruh harapan besar agar gerak cepat yang ditunjukkan oleh jajaran pemuda di Papua Pegunungan mampu memicu semangat serupa di wilayah lain. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan roda organisasi kepemudaan dapat berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku di Indonesia.

“Tetapi untuk provinsi-provinsi yang lain saya kira itu sudah seperti Papua Pegunungan lah. Dan saya harap memang seperti Papua Pegunungan ini bisa menjadi efek domino ya bagi konsolidasi KNPI di provinsi-provinsi lain di Papua, supaya seluruh kepemudaan di Papua ini bisa menjalankan organisasi itu berdasarkan aturan main dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu pertama dasar-dasar hukumnya. Jadi kita boleh berorganisasi tapi ada tata cara bernegara itu juga harus kita lihat. Jangan sampai kita berorganisasi tapi kita menabrak aturan-aturan tata cara bernegara,” tegasnya.

Almanzo juga memberikan apresiasi tinggi atas pemahaman kolektif yang ditunjukkan para kader di wilayah pemekaran baru, khususnya terkait pentingnya legalitas dan pemenuhan regulasi organisasi keormasan.

“Kami mengucap syukur ya kepada teman-teman semuanya, berterima kasih karena ada pemahaman secara kolektif oleh teman-teman KNPI misalnya yang di Papua Pegunungan, diikuti Papua Selatan, Papua Tengah, kesadaran akan aturan berorganisasi, aturan-aturan kenegaraan itu khatam sehingga program-program itu bisa berjalan. Kepemilikan SK Kumham misalkan, itu kan menjadi prasyarat dalam kehidupan berormas, itu undang-undang. Nah sehingga kami berharap nanti ke depannya daerah-daerah lain di Tanah Papua ini bisa menyesuaikan ya. Kalau Papua Barat tinggal menunggu waktu untuk pelaksanaan Musda, demikian Papua Barat Daya. Nanti secara simultan mungkin kita akan mencoba mengkonsolidasi untuk Papua Induk,” jelasnya.

Terkait masih adanya faksi atau kelompok lain yang mengatasnamakan KNPI, pihak DPP menegaskan komitmennya untuk tetap membuka ruang dialog dan merangkul semua elemen pemuda tanpa terkecuali.

“Tetap saja semangat penyatuan menghimpun semua kelompok-kelompok KNPI dari berbagai elemen-elemen tadi tetap kami rangkul ya, karena memang kami tidak bisa berjalan sendiri. Kelompok-kelompok yang mengatasnamakan KNPI-KNPI lain saya kira tetap akan kami bangun komunikasi, dan kami berharap bisa bergabung saja. Karena kan legal standing-nya kan di kita, toh yang menikmati kan teman-teman semua juga, bukan kami di pusat. Itu yang harapan dari saya, dan saya kira nanti mungkin ke depannya seluruh Tanah Papua ini bisa terkonsolidasi dan konsolidasi KNPI itu bisa berjalan sesuai dengan mekanisme KNPI dan mekanisme perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia,” pungkas Almanzo.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPP KNPI Resmi Jadwalkan Pelantikan Pengurus DPD I Papua Tengah di Paniai Akhir Agustus

14 Agustus 2026 - 18:59 WIT

KNPB Meepago Bakal Gelar Aksi Protes New York Agreement pada 15 Agustus

12 Agustus 2026 - 22:45 WIT

97% Warga Pilih Pisah, Kisah Bougainville yang Segera Merdeka dari PNG Tahun 2030

8 Agustus 2026 - 11:56 WIT

MRP Papua Tengah Kecam Pembunuhan Lagi di Kwamki Narama: Hentikan Perang, Jangan Biarkan OAP Habis

4 Agustus 2026 - 09:37 WIT

DPR Papua Tengah Gelar Hearing Soal Konflik Bersenjata, Mahasiswa Minta Respon Cepat

3 Agustus 2026 - 20:54 WIT

Usai Hearing Dialog Bahas Konflik Bersenjata, MRP Papua Tengah Harap Tim investigasi Independen Segera Terbentuk

3 Agustus 2026 - 20:12 WIT

Trending di Umum