Menu

Mode Gelap

Pemprov Papua Tengah · 29 Jun 2026 19:04 WIT

Elvis Tabuni Kirim 317 Siswa ‘Puncak Cerdas’, Gubernur Papua Tengah: Investasi Strategis Jangka Panjang


Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa saat membawakan sambutan dalam momen pembukaan Musrenbang Otsus Papua Tengah, Selasa (28/4/2026). Foto: Humas Pemprov Papua Tengah Perbesar

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa saat membawakan sambutan dalam momen pembukaan Musrenbang Otsus Papua Tengah, Selasa (28/4/2026). Foto: Humas Pemprov Papua Tengah

SASAGUPAPUA.COM, Nabire – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, SH menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Kabupaten Puncak, Elvis Tabuni, SE, MM atas penyelenggaraan Program Beasiswa Unggulan Puncak Cerdas Tahun 2026, yang secara resmi melepas 317 di Aula Negelar, Ilaga, Senin (29/6/2026) diwakili Staf Ahli Bupati Elkana Rumaropen, putra-putri daerah untuk melanjutkan pendidikan.

Para generasi penerus Kabupaten Puncak itu akan dibina oleh Yayasan Binterbusih di Semarang, Jawa Tengah.

“Saya selaku Gubernur Papua Tengah sangat apresiasi kepada Bupati Puncak Elvis Tabuni, ini langkah yang tepat dan sejalan dengan visi provinsi, yakni membangun Papua Tengah dari sumber daya manusianya sendiri. 317 anak ini adalah investasi jangka panjang yang kelak kembali mengabdi membangun daerah,” ujar Gubernur Meki Nawipa, SH, Senin, (29/6/2026).

Ia menegaskan, pendidikan adalah prioritas utama. Program seperti Puncak Cerdas menjadi jawaban atas tantangan akses pendidikan berkualitas di wilayah pegunungan. Pemprov juga mendorong kabupaten lain meniru pola kerja sama yang terukur dan berkelanjutan ini.

- Advertising -
- Advertising -

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menilai program ini sebagai investasi jangka panjang paling strategis mengatasi tantangan pembangunan di wilayah yang memiliki bentang alam luas dan akses pendidikan terbatas.

Gubernur Nawipa menilai inisiatif Bupati Elvis Tabuni bukan sekadar bantuan pendidikan, melainkan investasi paling berharga bagi masa depan daerah. “Mengirim ratusan anak daerah melanjutkan studi adalah modal pembangunan jangka panjang yang tidak ternilai harganya. Ketika mereka berilmu dan berkarakter, merekalah yang nanti akan menggerakkan kemajuan di tanah kelahirannya sendiri,” katanya.

Gubernur menegaskan, pembangunan infrastruktur harus seiring dengan peningkatan kualitas manusia.

“Tanpa SDM yang andal, hasil pembangunan tidak akan bertahan lama. Program ini jawaban atas keterbatasan akses pendidikan tinggi di daerah terpencil,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 88 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Intip Fasilitas Rusun ASN Pemprov Papua Tengah dan Kriteria Calon Penghuni

7 Juli 2026 - 18:27 WIT

Rusun ASN Resmi Menjadi Aset Pemprov Papua Tengah

7 Juli 2026 - 17:19 WIT

Pemprov Papua Tengah Komitmen Dukung Peningkatan Mutu PAUD

7 Juli 2026 - 16:10 WIT

Pemprov Papua Tengah Distribusikan Bantuan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya

6 Juli 2026 - 20:15 WIT

Pemprov Papua Tengah Mulai Siapkan Pengelolaan Rusun ASN DOB di Nabire

6 Juli 2026 - 17:02 WIT

Strategi Papua Tengah Kawal Otsus: ASN Kuota 80% hingga Sekolah Sepanjang Hari

6 Juli 2026 - 14:04 WIT

Trending di Pemprov Papua Tengah