Menu

Mode Gelap

Pendidikan · 23 Okt 2025 15:16 WIT

Freeport Indonesia Dukung Lomba Sains UNCEN


KOMIKOM merupakan ajang tahunan yang
menguji kemampuan siswa SMA di Tanah
Papua dalam bidang Matematika, Fisika,
Kimia, Biologi, dan Komputer. Kompetisi ini
bertujuan untuk meningkatkan minat dan
motivasi pelajar terhadap ilmu
pengetahuan, mengasah kemampuan
berpikir kritis, serta membangun semangat
kolaborasi di kalangan generasi muda
Papua. Foto: Corcom Freeport Perbesar

KOMIKOM merupakan ajang tahunan yang menguji kemampuan siswa SMA di Tanah Papua dalam bidang Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, dan Komputer. Kompetisi ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan motivasi pelajar terhadap ilmu pengetahuan, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta membangun semangat kolaborasi di kalangan generasi muda Papua. Foto: Corcom Freeport

SASAGUPAPUA.COM, JAYAPURA – PT Freeport Indonesia (PTFI) mendukung penuh penyelenggaraan Kompetisi MIPA dan Komputer (KOMIKOM) 2025 yang diselenggarakan oleh Fakultas

Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Cenderawasih (UNCEN).

“Dengan pendidikan sains yang baik, generasi muda diharapkan mampu berpikir kritis, logis dan inovatif dimana keterampilan soft skill inilah yang sangat dibutuhkan didalam dunia kerja,” kata

Senior Vice President (SVP) Sustainable Development PTFI Nathan Kum.

- Advertising -
- Advertising -

Dalam kompetisi ini, PTFI memberikan dukungan peralatan laboratorium sains sebagai apresiasi kepada sekolah-sekolah peserta kompetisi.

Total peserta terdapat 28 tim dari 13 sekolah dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, dan Kabupaten Jayawijaya.

Babak final kompetisi berlangsung pada 21 Oktober 2025 di Aula FMIPA UNCEN, Jayapura.

Hasilnya, Tim 1 dari SMAN 1 Jayapura berhasil meraih Juara Pertama, diikuti oleh Tim 2 Madrasah Aliyah Darud Da’wah wal Irsyad Entrop sebagai Peringkat Kedua, dan Tim 2 Madrasah Aliyah Yayasan Pondok Karya Pembangunan (YPKP) Sentani sebagai Peringkat Ketiga.

“Selamat kepada para pemenang, prestasi ini menjadi bukti semangat dan potensi besar generasi muda Papua dalam bidang sains dan teknologi,” kata Nathan.

Wakil Rektor I Universitas Cenderawasih Dr. Dirk Y. P Runtuboy menyampaikan

apresiasi atas dukungan PTFI terhadap penyelenggaraan kompetisi ini. Kegiatan ini merupakan satu wadah yang sangat penting dan strategis untuk membangun karakter kompetisi, kreatifitas

dan juga membangun rasa cinta para pelajar terhadap matematika, sains dan teknologi informasi.

“Dunia berkembang dengan sangat pesat, maka penguasaan terhadap sains dan teknologi memiliki peran penting untuk menghadapi tantangan global yang sangat kompleks,” katanya.

KOMIKOM tahun 2025 bertema “Eksplorasi Ilmu, Wujudkan Prestasi”.

Ajang tahunan ini menguji kemampuan siswa SMA di Tanah Papua dalam bidang Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, dan Komputer.

Kompetisi ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan motivasi pelajar terhadap ilmu pengetahuan, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta membangun semangat kolaborasi di kalangan generasi muda Papua.

Kompetisi berlangsung sejak Juli hingga Oktober 2025 melalui dua tahap, yakni Babak Penyisihan berbasis Computer-Based Test (CBT) dan Babak Final dengan sistem gugur interaktif.

Dalam babak final, 16 tim terbaik saling berkompetisi melalui berbagai bentuk tantangan seperti science games, studi kasus, eksperimen sederhana, dan perhitungan matematis aplikatif yang menuntut logika, ketepatan, dan kerja sama tim.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Open House Kolese Le Cocq 2026 di Nabire : Ajang Prestasi, Persaudaraan, dan Fair Play Generasi Muda

23 Mei 2026 - 20:57 WIT

Pegiat Literasi Menghidupkan “Tubuh Buku” di Nabire

18 Mei 2026 - 08:27 WIT

Seminar HP-SP Paniai: Pelajar Diajak Kuasai Literasi dan Organisasi

18 Mei 2026 - 07:39 WIT

Peneliti ANU : 40 Persen Bahasa Daerah di Papua Terancam Punah

13 Mei 2026 - 15:08 WIT

The Next Level: 8 Pemuda Kamoro Siap Debut di Industri Perhotelan Modern

12 Mei 2026 - 15:59 WIT

Syukuran Kelulusan Pelajar, IPMAI Nabire Gelar Ibadah dan Bakar Batu

9 Mei 2026 - 14:38 WIT

Trending di Pendidikan