Menu

Mode Gelap

Lingkungan · 7 Agu 2026 12:26 WIT

Gereja dan Pemuda Papua Bersatu Bersihkan Sampah Pesisir Sorong Selatan Jelang HUT RI Ke-81


Kelompok pemuda dan jemaat gereja di Kabupaten Sorong Selatan menggelar aksi gotong royong pembersihan lingkungan. (Dok.Ewil Woloin) Perbesar

Kelompok pemuda dan jemaat gereja di Kabupaten Sorong Selatan menggelar aksi gotong royong pembersihan lingkungan. (Dok.Ewil Woloin)

SASAGUPAPUA.COM, TEMINABUAN – Dalam upaya memerangi krisis sampah laut dan pesisir, kelompok pemuda dan jemaat gereja di Kabupaten Sorong Selatan menggelar aksi gotong royong pembersihan lingkungan selama dua hari berturut-turut, mulai Selasa, 04 Agustus 2026 hingga Rabu, 05 Agustus 2026.

Aksi pelestarian lingkungan ini diselenggarakan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sorong Selatan ke-23 sekaligus HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Berdasarkan pantauan Aktivis Lingkungan Ewil.Woloin, rangkaian aksi kebersihan ini menyasar beberapa titik vital di wilayah Teminabuan. Pada hari pertama, Selasa, 04 Agustus 2026, massa aksi memulai penyisiran sampah dari kawasan Kantor Bupati Sorong Selatan dan mengakhirinya di Pasar Kajase. Sementara itu, fokus pembersihan pada hari kedua, Rabu, 05 Agustus 2026, dipusatkan di kawasan Pasar Ampera serta area pesisir dan hutan nipah sekitarnya.

 

- Advertising -
- Advertising -

Dukungan Penuh Gereja dan Pemerintah Daerah

Inisiatif lingkungan ini mendapat sokongan kuat dari institusi keagamaan dan pemerintah setempat. Berdasarkan surat pemberitahuan resmi yang dikeluarkan oleh Gereja Kristen Injili (GKI) Di Tanah Papua Klasis Teminabuan tertanggal 31 Juli 2026, pihak gereja menginstruksikan seluruh jemaatnya untuk berpartisipasi aktif.

Surat yang ditandatangani oleh Ketua Klasis Pdt. Timotius Sagisolo dan Sekretaris Pdt. Yonesti Y. Sagrim tersebut merupakan bentuk tindak lanjut dari permohonan kelompok “Pemuda Penggiat Lingkungan” serta Surat Edaran Bupati Sorong Selatan. Pihak gereja mengimbau agar warta partisipasi ini disampaikan pada Ibadah Minggu Pagi agar jemaat dapat bergerak bersama Komisi Pelayanan Kasih dan Keadilan serta Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Sorong Selatan.

 

Kondisi Lapangan dan Antusiasme Pemuda

Berdasarkan pantauan di lokasi, kawasan pasar dan area pesisir hutan nipah sebelumnya dipenuhi tumpukan sampah plastik, botol bekas, serta limbah rumah tangga yang terbawa arus maupun akibat aktivitas harian.

Dokumentasi di lokasi memperlihatkan antusiasme tinggi dari generasi muda Papua. Dengan mengenakan sarung tangan karet dan sepatu bot, para pemuda dan pemudi menyusuri area berlumpur di antara pepohonan untuk memungut limbah plastik. Sampah-sampah tersebut kemudian dikumpulkan ke dalam kantong-kantong plastik hitam berukuran besar untuk diangkut.

Keterlibatan aktif komunitas gereja dan elemen pemuda di Sorong Selatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat secara berkelanjutan akan pentingnya menjaga kebersihan ekosistem pesisir dan pasar tradisional.

Penulis: Ewil. Woloin

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jaga Tradisi dan Alam, DPMA Saifi-Yaben Gelar Sidang Adat Ke-II

21 September 2026 - 13:59 WIT

Karhutla dan Asap Tebal Kembali Landa Nabire, WALHI Papua Desak Audit Konsesi dan Penegakan Hukum Tegas

15 September 2026 - 12:22 WIT

Tanah Mengering, Petani Sayuran di Sorong Selatan Alami Gagal Panen

11 September 2026 - 15:10 WIT

Direktur WALHI Papua: Siapa Pun yang Merampas Hutan Papua, Merampas Masa Depan Dunia

8 September 2026 - 17:02 WIT

Masyarakat Adat Merauke Kecam Pengrusakan Salib Hitam di Wilayah Adat Marga Moyuwend Buako

8 September 2026 - 16:44 WIT

Pulihkan Hutan Bekas Kebakaran, Komunitas Papuans Photo Tanam Pohon di Gunung Gamei-Nabire

4 September 2026 - 17:20 WIT

Trending di Lingkungan